Camat Burau Lutim Ajak Masyarakat Jangan Bergantung Nasi di Sabtu Sehat Juara
2 min read
Suasana senam Sabtu Sehat Juara di Burau, Luwu Timur, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Luwu Timur — Upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkenalkan kekayaan pangan lokal terus digencarkan oleh Pemerintah Kecamatan Burau.
Hal ini terlihat dalam kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang digelar pada Sabtu (25/4/2026), di mana Camat Burau, Darlin Rauf, mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada nasi dengan mulai mengonsumsi berbagai makanan lokal yang bergizi.
Kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) merupakan program rutin dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan edukasi kesehatan.
Di Kecamatan Burau, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengenalkan berbagai pilihan makanan lokal kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Burau menegaskan bahwa seluruh desa di wilayahnya yang berjumlah 18 desa diharapkan dapat berpartisipasi secara bergiliran dengan menyajikan makanan non-beras pada setiap pelaksanaan SSJ.
Langkah ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat bahwa sumber makanan tidak harus selalu berasal dari nasi, melainkan bisa dari bahan pangan lokal lain yang tidak kalah bergizi.
Pada pelaksanaan kali ini, giliran Desa Batu Putih yang tampil memperkenalkan aneka makanan tradisional berbahan non-beras.
Berbagai hidangan sederhana namun menyehatkan seperti jagung rebus, pisang, dan ubi rebus disajikan untuk para peserta kegiatan. Suasana kebersamaan pun terlihat saat masyarakat menikmati sajian tersebut setelah mengikuti aktivitas olahraga.
Menurut Darlin Rauf, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas olahraga bersama, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang efektif dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.
Ia menekankan bahwa kebiasaan sederhana seperti aktif bergerak dan memilih makanan sehat dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membiasakan masyarakat untuk hidup sehat. Jika dilakukan secara konsisten, hal ini akan meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas, terutama bagi ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa momentum SSJ juga menjadi ruang bagi desa untuk menampilkan potensi lokalnya.
Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus memperkuat nilai ekonomi di tingkat desa.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, kegiatan Sabtu Sehat Juara di Kecamatan Burau diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata dalam pola hidup masyarakat.
Ke depan, kebiasaan hidup sehat dan konsumsi makanan yang lebih beragam diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.
Penulis: Huzein
