17/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Mulai 2027, Program Pandu Juara Luwu Timur Harus Hasilkan Kerja Nyata

2 min read
Ibas menegaskan program Pandu Juara harus mulai menunjukkan hasil nyata pada akhir tahun ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat mulai 2027.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas) memimpin rakor membahas evaluasi program Pandu Juara. (Foto: Warta Lutim)

Majesty.co.id, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas), mengevaluasi progres pelaksanaan Program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera (Pandu Juara) Tahun 2026.

Ibas menegaskan program tersebut harus mulai menunjukkan hasil nyata pada akhir tahun ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat mulai 2027.

Penegasan itu disampaikan Ibas saat memimpin Rapat Koordinasi Progres Pelaksanaan Program Pandu Juara di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Selasa (14/7/2026) malam.

Rapat tersebut digelar untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan para pemangku kepentingan yang terlibat.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Yang terpenting di akhir tahun ini harus bisa berproduksi, ada hasil yang terlihat agar di tahun 2027 dapat membuahkan hasil. Saya juga minta kepada instansi terkait untuk proaktif melaksanakan program ini,” tegas Ibas.

Bupati juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat mempercepat penyelesaian setiap tahapan program sesuai tugas dan kewenangan masing-masing agar target pelaksanaan dapat tercapai tepat waktu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Luwu Timur, Awaluddin Anwar, mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan menyatukan langkah seluruh perangkat daerah yang terlibat, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bapperida, Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta instansi teknis lainnya.

Menurutnya, masing-masing OPD telah diberikan tugas sesuai bidangnya, mulai dari penyusunan standar operasional prosedur (SOP), penyediaan data pembanding harga, hingga penyusunan dokumen pengadaan.

“Dinas Pertanian menyiapkan perbandingan harga dan kebutuhan mesin pengolahan kakao, sedangkan Dinas Perikanan menyiapkan data mesin dan peralatan sektor perikanan. Sementara ULP memberikan pendampingan dalam penyusunan dokumen pengadaan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” jelas Awaluddin.

Selain itu, rapat juga membahas percepatan pembentukan dan kepengurusan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) dengan pendampingan pihak berkompeten.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga berencana menjalin kerja sama dengan Bulog Wilayah Palopo melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna mendukung pelaksanaan Program Pandu Juara.

Menutup rapat, Ibas meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan memastikan progres pelaksanaan Program Pandu Juara menunjukkan perkembangan signifikan pada pekan depan sesuai target yang telah ditetapkan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.