30/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kawal Usulan Strategis, Bapperida Luwu Timur Perjuangkan Anggaran di Musrenbang Sulsel

2 min read
Kehadiran jajaran Pemkab Luwu Timur ini bertujuan untuk mengawal sejumlah usulan pembangunan strategis yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Kepala Bapperida Luwu Timur Kamal Rasyid (tengah) bersama jajaran saat menghadiri Musrenbang tingkat provinsi di Kantor Gubernur Sulsel. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar – Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (30/4/2026).

Kehadiran jajaran Pemkab Luwu Timur ini bertujuan untuk mengawal sejumlah usulan pembangunan strategis yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, saat membuka acara menjelaskan bahwa pemerintah provinsi akan memperluas cakupan pembangunan pada tahap kedua tahun 2027.

Fokus utama akan diarahkan pada daerah-daerah yang belum terakomodasi dalam program multi years tahap pertama, termasuk penguatan infrastruktur pengairan seluas puluhan ribu hektare.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Masih banyak daerah yang belum masuk pembangunan multi years tahap pertama. Insya Allah di tahap kedua tahun 2027 akan kita sasar dan perkuat melalui Musrenbang ini, termasuk pembangunan sekitar 54 ribu hektare irigasi,” ujarnya.

Menanggapi arahan tersebut, Kamal Rasyid menjelaskan bahwa fokus usulan Luwu Timur dalam forum ini adalah program-program yang berada di bawah wewenang provinsi, terutama pada sektor konektivitas jalan dan sistem drainase.

“Yang kita dorong dalam Musrenbang provinsi ini adalah program yang menjadi kewenangan provinsi, seperti peningkatan jalan, perbaikan dan pengaspalan, serta pembangunan drainase,” jelasnya.

Selain infrastruktur jalan, perbaikan sarana sumber daya air seperti jaringan pengairan juga menjadi poin prioritas yang diajukan.

Kamal menekankan bahwa dukungan bantuan keuangan khusus dari provinsi sangat dibutuhkan untuk mendanai proyek-proyek strategis daerah yang memiliki keterbatasan pembiayaan dalam APBD kabupaten.

“Melalui bantuan keuangan khusus, beberapa proyek fisik yang tidak dapat dibiayai APBD kabupaten atau berada di luar kewenangan daerah bisa mendapatkan tambahan anggaran dari provinsi,” tambahnya.

Kamal menegaskan bahwa strategi pengusulan ini dilakukan secara selektif guna memastikan efektivitas anggaran lintas kewenangan antara daerah dan provinsi.

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh tim teknis dari berbagai bidang di Bapperida Luwu Timur untuk memastikan setiap draf usulan, baik fisik maupun nonfisik, memiliki landasan perencanaan yang kuat guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Luwu Timur.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.