24/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Momen Melinda Aksa dan Istri Fadli Zon Ajak Delegasi IGS 2026 Cicipi Baroncong

3 min read
Melinda Aksa mengajak delegasi negara peserta IGS 2026 untuk mencicipi kue khas Makassar yaitu Baroncong. Kue ini berbahan kelapa.
Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa (kiri), Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Indonesia Katharine Grace (kedua kanan) bersama delegasi IGS 2026 mencicipi kuliner khas Makassar. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menyebut Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 sebagai momentum penting untuk membuka babak baru diplomasi budaya sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Makassar kepada dunia internasional.

Hal itu disampaikan Melinda Aksa saat berpidato pada kegiatan Exhibition pameran dagang lokal Kota Makassar bertajuk “The Taste and Craft of Makassar” yang digelar di kawasan Tugu MNEK, Anjungan Pantai Losari, Makassar, Rabu (24/6/2026). Ini bagian dari rangkaian IGS.

Di sela acara, Melinda Aksa mengajak delegasi negara peserta IGS 2026 untuk mencicipi kue khas Makassar yaitu Baroncong yang dipamerkan.

Terlihat juga Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Indonesia, Katharine Grace yang merupakan istri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Tampak juga Istri dari Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Sinta Ekawati Subolo.

Melinda mengatakan pameran tersebut menjadi langkah awal dari perjalanan panjang yang diharapkan mampu meninggalkan warisan berharga bagi Kota Makassar di masa mendatang.

Menurutnya, penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series bukan hanya ajang promosi budaya dan kuliner, tetapi juga momentum untuk membuka babak baru diplomasi budaya yang memperkuat posisi Makassar di tingkat internasional.

“Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang kami harapkan akan menjadi warisan berharga bagi Kota Makassar ke depannya. Kami ingin membuka babak baru dalam diplomasi budaya dan menegaskan bahwa Makassar siap menjadi pintu gerbang yang terbuka luas bagi kerja sama antarbangsa,” ujar Melinda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada para perajin tenun tradisional serta pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya mereka dalam forum internasional.

Melinda menilai visi strategis Pemerintah Kota Makassar telah menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan budaya lokal dengan peluang ekonomi global yang lebih luas, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk unggulan daerah.

Melalui pameran tersebut, berbagai produk kerajinan tangan, tenun tradisional, fesyen, hingga kuliner khas Makassar diperkenalkan kepada delegasi mancanegara sebagai representasi identitas budaya Sulawesi Selatan yang kaya dan beragam.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Indonesia, Katharine Grace Fadli Zon, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan unsur budaya, ekonomi kreatif, dan diplomasi dalam satu ruang kolaborasi.

“Makassar merupakan kota yang sejak lama dikenal sebagai gerbang perjalanan di kawasan Indonesia Timur dan menjadi titik pertemuan berbagai budaya, gagasan, serta persahabatan yang terus tumbuh hingga saat ini,” ujarnya.

Menurut Katharine, semangat keterbukaan tersebut tercermin dalam penyelenggaraan pameran “The Taste and Craft of Makassar” yang menghadirkan kekayaan kuliner, kerajinan, serta produk unggulan daerah hasil karya para pelaku usaha dan perajin lokal.

Ia menambahkan bahwa setiap karya yang ditampilkan bukan sekadar produk ekonomi, melainkan juga representasi tradisi, kreativitas, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi serta terus berkembang melalui inovasi para pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, Dekranasda Kota Makassar berharap produk-produk lokal semakin dikenal di tingkat internasional, memperluas peluang kerja sama ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat peran Makassar sebagai kota yang aktif membangun diplomasi budaya melalui kekayaan warisan dan kreativitas masyarakatnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.