23/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kota Makassar Raih Penghargaan Internasional dari Amerika Lewat Program RISE

3 min read
Program RISE di Makassar berhasil masuk lima besar finalis dunia dalam ajang WRI Ross Center Prize for Cities di New York, Amerika Serikat.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (tengah) menerima penghargaan World Resources Institute atau WRI Ross Center Prize for Cities 2025–2026 berkat program RISE. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar — Kota Makassar kembali mendapat pengakuan internasional melalui Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE).

Program yang telah berjalan hampir satu dekade itu, mengantarkan Makassar meraih penghargaan World Resources Institute atau WRI Ross Center Prize for Cities 2025–2026.

WRI merupakan organisasi penelitian yang berbasis di Washington D.C, Amerika Serikat.

Pengakuan tersebut terungkap dalam Mayor’s Exclusive Roundtable Meeting yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University Australia di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi seremoni perayaan atas penghargaan global yang diraih Program RISE.

Sebelumnya, program tersebut berhasil masuk lima besar finalis dunia dalam ajang WRI Ross Center Prize for Cities di New York, Amerika Serikat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap keberhasilan Program RISE dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, sanitasi, dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas.

“Dan juga kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas yang telah dijalankan selama hampir satu dekade di Kota Makassar,” katanya.

Munafri mengungkapkan Pemerintah Kota Makassar tidak dapat menghadiri langsung seremoni penghargaan di New York.

Karena itu, penerimaan penghargaan diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York bersama tim Monash University.

“Penghargaan tersebut kemudian dibawa ke Makassar untuk diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Makassar melalui kegiatan ini,” jelas Munafri.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk dukungan Pemerintah Australia, yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini kita dapat bukan karena kita menginginkan penghargaan ini,” tuturnya.

“Tapi kita mendapatkan penghargaan ini karena kita bekerja dengan sungguh-sungguh memastikan program ini memberikan dampak secara langsung dan nyata di tengah-tengah masyarakat,” lanjut Munafri.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen melanjutkan dan mereplikasi Program RISE di wilayah lain yang masih membutuhkan peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan permukiman.

Karena itu, Munafri meminta seluruh perangkat daerah, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai leading sector, menyiapkan langkah lanjutan untuk pengembangan program tersebut.

Menurutnya, masih banyak kawasan yang membutuhkan perbaikan sistem sanitasi dan lingkungan sehat sehingga keberhasilan Program RISE perlu diduplikasi agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Program ini harus diduplikat dan dimulai dari Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan penganggaran yang maksimal demi terlaksananya kelanjutan Program RISE di kota ini,” pungkas Munafri.

Sementara itu, Direktur RISE, Profesor Diego Ramírez-Lovering, menilai keberhasilan Makassar tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dan masyarakat.

“Makassar telah membuktikan bahwa kemitraan masyarakat, inovasi teknis, dan komitmen pemerintah dapat bersinergi untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan menciptakan tempat tinggal yang lebih sehat,” ujarnya.

Ia menyebut Makassar telah menunjukkan kepemimpinan nyata dalam pengembangan kawasan permukiman berbasis masyarakat dan menjadi contoh penting bagi kota-kota lain di dunia dalam menghadapi tantangan sanitasi, kesehatan, dan perubahan iklim.

“Tantangan dan tugas berikutnya adalah memperluas implementasi pendekatan RISE ke lebih banyak kawasan permukiman sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.