Unhas Hasilkan 2 ribu Alumni Baru pada Wisuda Periode Juni 2026
3 min read
Wisudawan memadati Baruga Andi Pangerang Pettarani di Kampus Unhas, Tamalanrea, Kota Makassar, Senin (22/6/2026). (Foto: Humas Unhas)
Majesty.co.id, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali melahirkan ribuan lulusan baru melalui Wisuda Periode Juni 2026.
Sebanyak 2.189 wisudawan Unhas resmi dikukuhkan sebagai alumni baru yang terdiri atas 897 laki-laki atau 40,98 persen dan 1.292 perempuan atau 59,02 persen.
Prosesi wisuda digelar di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, dan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada Senin (22/6/2026).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin dalam laporan akademiknya menyampaikan, Unhas terus mengintensifkan pemantauan penyelesaian studi mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu.
Menurut Guru besar Fakultas Kedokteran Gigi Unhas ini, langkah tersebut juga diarahkan untuk menekan jumlah mahasiswa yang melampaui masa studi standar.
Upaya ini berkaitan langsung dengan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam program Diktisaintek Berdampak.
Pada Triwulan II atau Juni 2026, AEE Unhas tercatat sebesar 22,08 persen.
Pada jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan, capaian rata-rata mencapai 30,76 persen dengan Fakultas Farmasi mencatat capaian tertinggi sebesar 87,86 persen.
Sementara itu, pada jenjang Magister, rata-rata AEE mencapai 28,94 persen dengan capaian tertinggi diraih Fakultas Ilmu Budaya sebesar 29,78 persen.
Adapun pada jenjang Doktor, AEE mencapai 23,42 persen dengan Fakultas Peternakan mencatat capaian tertinggi sebesar 79,74 persen.
“Sejalan dengan upaya tersebut, Unhas terus memperkuat tata kelola akademik melalui sistem pemantauan berbasis data, penerapan early warning system bagi mahasiswa berisiko, serta pendampingan akademik yang lebih intensif oleh dosen dan program studi.
Hingga Juni 2026, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat waktu berhasil ditekan sebesar 55 persen,” jelas Ruslin.
Ia menegaskan, melalui berbagai strategi tersebut Unhas berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang lebih responsif, efisien, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa.
Dari total 2.189 wisudawan, Program Sarjana menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 964 orang.
Disusul Program Profesi sebanyak 877 orang, Program Magister 207 orang, Program Doktor 73 orang, Program Spesialis 61 orang, dan Program Subspesialis sebanyak tujuh orang.
Dari sisi capaian akademik, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan tergolong tinggi.
Program Sarjana dan Profesi masing-masing mencatat rata-rata IPK 3,72. Program Magister memiliki rata-rata IPK 3,94, Program Doktor 3,96, Program Spesialis 3,86, serta Program Subspesialis 3,98.
Selain itu, para lulusan juga menunjukkan masa studi yang relatif efisien. Rata-rata masa studi Program Sarjana tercatat 4 tahun 2 bulan, Magister 2 tahun 4 bulan, Doktor 4 tahun, Profesi 1 tahun, Spesialis 4 tahun, dan Subspesialis 3 tahun 1 bulan.
Pada kategori lulusan terbaik, Program Sarjana bidang Eksakta mencatat IPK 3,99 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan, sedangkan Non-Eksakta meraih IPK 3,98 dengan masa studi yang sama.
Lulusan terbaik Program Magister berhasil meraih IPK sempurna 4,00 dengan masa studi 1 tahun 3 bulan, sementara Program Doktor mencatat IPK 3,98 dengan masa studi 2 tahun 3 bulan.
Untuk Program Profesi, lulusan terbaik Profesi Dokter meraih IPK 3,92, Profesi Dokter Gigi 3,84, dan Profesi Keperawatan mencapai IPK sempurna 4,00.
Adapun pada Program Spesialis dan Subspesialis, capaian tertinggi diraih lulusan Subspesialis Anestesiologi dan Terapi dengan IPK 3,99.
Berdasarkan fakultas, jumlah wisudawan terbanyak berasal dari Fakultas Kedokteran sebanyak 319 orang, disusul Fakultas Teknik Program Profesi Insinyur yang mengikuti wisuda secara luring sebanyak 306 orang, serta Fakultas Keperawatan sebanyak 221 orang.
Wisuda periode Juni 2026 ini menjadi salah satu momentum penting bagi Unhas dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi di berbagai bidang pembangunan, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
