FLS3N 2026 Luwu Timur Jadi Wadah Lestarikan Budaya Generasi Muda
2 min read
Suasana pembukaaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kabupaten Luwu Timur. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Semangat kreativitas dan kecintaan terhadap budaya bangsa mewarnai pembukaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kabupaten Luwu Timur.
Festival Seni ini diikuti siswa SD dan SMP Negeri maupun Swasta yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Malili, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”
Tema tersebut menjadi semangat utama dalam mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai seni, budaya, dan karakter.
FLS3N tingkat Kabupaten Luwu Timur tahun ini berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026.
Sebanyak delapan cabang lomba dipertandingkan, yakni ansambel musik, musik tradisional, mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, tari kreasi, menyanyi solo, dan pantomim.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten III Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, serta wadah penyaluran bakat peserta didik di bidang seni dan sastra.
“Kita berharap dari kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, rasa percaya diri, semangat sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Askar.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan potensi diri.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kalian mampu menunjukkan semangat, disiplin, serta kerja keras,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Koordinator Umum FLS3N Irmal Gunawan, para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru pendamping SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur.
Melalui FLS3N 2026, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap seni dan sastra dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan menjaga warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
Penulis: Huzein
