09/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Banjir Komentar Netizen Kecam Gubernur Sulsel soal Jalan Rusak Tanam Pisang: “Pemimpin Apa Ini!”

4 min read
Di akun Facebook Media Majesty.co.id, video pernyataan Andi Sudirman yang diunggah pada Selasa, telah ditonton lebih dari 1 juta lebih pengguna.
Tangkapan layar. Konten media sosial  Majesty.co.id yang berisi video pernyataan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Facebook/Media Majesty.co.id)

Majesty.co.id, Makassar – Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menuai gelombang kritik setelah pernyataannya yang mengancam tidak memperbaiki jalan rusak yang diprotes dengan cara ditanami pohon pisang. Komentar itu viral di media sosial.

Pernyataan Andi Sudirman Sulaiman memicu reaksi keras dari netizen. Video pidatonya dibanjiri komentar bernada kritik hingga sindiran.

Banyak warganet menilai pernyataan Andi Sudirman tidak mencerminkan sikap seorang kepala daerah dalam merespons aspirasi masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan.

Di akun Facebook Media Majesty.co.id, video pernyataan Andi Sudirman yang diunggah pada Selasa (7/7/2026) telah ditonton lebih dari satu juta kali.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Video pernyataan Andi Sudirman Sulaiman di unggahan itu memantik 7 ribu lebih komentar dan dibagikan 500 kali hingga Kamis (9/7/2026). Tak sedikit yang menyebutnya pemimpin anti kritik.

Beberapa komentar netizen di Facebook antara lain:

“Bicara saja belum tentu di kerjakan apalagi tidak bicara.. Kalau tidak mau di kritik jangan jadi pejabat, sebaiknya jadi rakyat biasa biar tidak ada yg proteski pak,” tulis akun Herman *ur disertai emoticon.

“Ini gubernur gila hormat pengen nyA di sanjung2 ga mau di salah kan… Cukup w aja yang ngatur…” komentar akun *am Ojos.

“Nasibmu bisa sperti sahroni semoga rakyt sukses sahroni kannorang ini,” tulis akun * Chandra S.

“Ketika otak pindah tempat,” komentar akun *ur *anah disertai emoticon.

“Kalau tidak bisa memikul tanggung jawab, berikan jabatan mu kepada orang yang lebih berhak,” tulis akun *asyah Hija*.

Selain itu akun, *iswan *hr menulis “pemimpin apa ini.” disertai emoticon.

Reaksi serupa juga terlihat di akun TikTok @Majesty.co.id. Video berdurasi lebih dari satu menit itu telah ditonton 300 ribu lebih dan memperoleh lebih dari delapan ribu tanda suka sejak diunggah pada Selasa (7/7/2026).

Misalnya, akun Ku** Angkut menyebut Andi Sudirman sebagai “Gubernur Kurang Siri”. Siri dalam bahasa bugis, berarti malu dan harga diri.

Sejumlah komentar yang muncul di TikTok di antaranya:

“Alhamdulillah salah pilih lagi kita,” tulis akun @*yehan.

“Gubernur kurang siri,” komentar akun Ku** Angkut. Dalam bahasa Bugis, siri berarti malu dan harga diri.

“sombong sekali aku lihat gubernur ini aku lihat dri nada bicara dia,” tulis akun @🚩**NCONK🏳️.

“hehehhe….. yang milih pasti nyesel,” komentar akun Klandiu* Martono.

Sebelumnya, Andi Sudirman menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri rapat paripurna Hari Jadi Kabupaten Maros di DPRD Maros, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas maraknya konten media sosial yang memperlihatkan warga menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk protes.

“Saya juga lihat Tiktok-nya pak, sudah banyak [di Tiktok] protes. Ini saja mau kita bangun jalan seribu kilo perencanaanya, masih banyak yang tanam pisang,” ujar Andi Sudirman dalam siaran langsung YouTube Diskominfo Maros.

Adik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu meminta masyarakat yang ingin jalannya diperbaiki agar tidak melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang.

Ia juga menyinggung pengalamannya mengabaikan berbagai aksi demonstrasi yang mendesak pembangunan stadion selama tiga tahun.

Pasca pernyataannya viral, Andi Sudirman mengklarifikasi bahwa Pemprov Sulsel dibawah kewenangannya tetap akan memperbaiki jalan rusak.

Pernyataan soal protes tanam pisang itu, Sudirman menyebut sebagai ajakan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses penanganan maupun pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Kita pahami penanaman pisang itu bentuk protes masyarakat. Tapi kita sudah memiliki kontrak pekerjaan jalan 1.000 kilometer. Jadi pemerintah bekerja berdasarkan perencanaan, bukan karena ada pohon pisang yang ditanam di jalan,” ujar Andi Sudirman dikutip dari laman Pemprov Sulsel, Kamis (9/7/2026).

Andi Sudirman berkomitmen menjalankan Program Pembangunan Jalan Provinsi 1.000 Kilometer melalui skema Multi Years Project (MYP).

Program tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai skala prioritas, kesiapan teknis, kontrak pekerjaan, dan kemampuan anggaran daerah.

“Insya Allah semuanya akan ditangani secara bertahap sesuai perencanaan dan kontrak kerja. Yang kita harapkan adalah dukungan masyarakat agar pekerjaan bisa berjalan lancar,” katanya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.