Appi Pastikan SPMB Makassar 2026 Lebih Baik dibanding Tahun Sebelumnya
3 min read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi saat sidak di SD Negeri Inpres Monginsidi, Rabu (29/10/2025). (Foto: Diskominfo Makassar)
Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi meluncurkan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dengan memperkenalkan sistem digital terintegrasi melalui aplikasi Lontara+.
SPMB melalui Lontara+ untuk memastikan proses penerimaan siswa mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP berjalan lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik “titipan” yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
Appi menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan terhadap pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya, terutama terkait kendala teknis server yang sering bermasalah.
Untuk mengantisipasi lonjakan akses, Pemkot Makassar membagi layanan ke dalam tiga server terpisah serta menyiapkan fitur live chat pengaduan dan notifikasi otomatis.
“Dengan sistem real time dan transparan, tidak hanya menutup celah kecurangan, tetapi juga mendorong pemerataan distribusi peserta didik agar tidak lagi terjadi penumpukan di sekolah-sekolah tertentu,” jelas Appi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Salah satu poin krusial yang ditekankan Appi adalah komitmen untuk meminimalisir manipulasi data pada jalur zonasi.
Appi mengimbau para orang tua agar tidak menempuh jalan pintas seperti memindahkan domisili pada Kartu Keluarga demi masuk ke sekolah favorit tertentu, karena hal tersebut memicu ketimpangan daya tampung antar-sekolah.
“Saya memastikan bahwa penerimaan murid baru atau SPMB 2026 ini kita jalankan dengan sistem yang jauh lebih baik, sekaligus mencegah berbagai persoalan yang selama ini terjadi,” tegas politisi Golkar tersebut.
Integrasi sistem dalam aplikasi LONTARA+ juga dilengkapi dengan fitur pencocokan otomatis titik koordinat alamat untuk memvalidasi jarak domisili pendaftar secara objektif.
Appi menyatakan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan.
“Semua sistem tahun lalu kita bedah. Apa yang kurang, kita perbaiki. Tahun ini kita pastikan tidak ada lagi alasan server down,” ungkapnya.
Jadwal pelaksanaan SPMB 2026 akan diawali dengan simulasi pendaftaran pada 12–14 Mei mendatang. Sementara itu, pendaftaran jalur non-domisili akan dibuka pada 2–4 Juni, disusul jalur domisili pada 9–13 Juni 2026.
Penjadwalan ini disusun sedemikian rupa guna memberikan waktu yang cukup bagi orang tua peserta didik dalam menyiapkan dokumen administrasi secara matang tanpa terburu-buru.
Melalui pembenahan sistem yang masif ini, Pemerintah Kota Makassar optimistis akses pendidikan yang setara dapat terwujud di seluruh satuan pendidikan.
Appi berharap seluruh pihak dapat menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung agar tidak ada lagi ruang bagi intervensi pihak luar.
“Kalau sistemnya transparan, semua bisa mengawasi. Itu yang kita mau, supaya tidak ada lagi ruang untuk permainan,” pungkas Appi.
