05/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Mahasiswa Tewas Ditebas-Dibusur di Dekat Bandara Makassar Diduga Korban Geng Motor

3 min read
Hasil identifikasi polisi, Akmal mengalami luka robek di bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan parang.
Ilustrasi. (Foto: Canva)

Majesty.co.id, Makassar – Seorang mahasiswa bernama Muhammad Akmal Makmur (24 tahun) ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka-luka. Ia diduga korban geng motor.

Akmal ditemukan bersimbah darah di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, tepatnya di depan Alfamart PK Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Hasil identifikasi polisi, Akmal mengalami luka robek di bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan parang.

Tak hanya itu, anak panah busur juga masih tertancap di kepalanya saat ditemukan sekitar pukul 03.35 WITA.

Dalam insiden penyerangan tersebut, seorang remaja bernama Muhammad Farel SM (16 tahun) juga menjadi korban.

Ia mengalami luka robek di bagian kepala dan punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di RS dr. Tadjuddin Chalid, Kecamatan Biringkanaya.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kecamatan Biringkanaya, Makassar,” ujar AKP Jafar kepada Majesty.co.id

Ia menjelaskan, peristiwa berdarah itu bermula sekitar pukul 02.00 WITA.

Saat itu, sekelompok pemuda sedang nongkrong di Jalan Daeng Ramang, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya.

Suasana mendadak memanas setelah sekitar 12 sepeda motor yang ditumpangi kelompok lain, datang membawa senjata tajam berupa parang dan busur.

Kelompok tersebut diduga hendak menyerang para pemuda yang sedang berkumpul.

“Kelompok tersebut diduga hendak menyerang kelompok yang sedang berkumpul. Selanjutnya, terjadi aksi kejar-kejaran hingga ke arah Kabupaten Maros,” jelasnya.

Dalam situasi tersebut, kelompok pemuda yang sedang berkumpul melakukan perlawanan dan mengejar kelompok lawan ke arah Maros.

Namun, saat tiba di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, dua sepeda motor yang ditumpangi para pemuda terlibat kecelakaan di depan Alfamart PK Arung Teko.

Motor yang dikendarai Arif, berboncengan tiga bersama Nizar dan Akmal, bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Angga bersama Farel.

Melihat kecelakaan tersebut, kelompok penyerang yang diduga berasal dari Kabupaten Maros berbalik arah. Mereka kemudian menyerang kelompok Arif menggunakan parang dan busur.

“Akibat situasi pasca kecelakaan, kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri dan menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Akibat serangan itu, Akmal meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Farel mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Jenazah Akmal kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar sekitar pukul 05.08 WITA untuk menjalani pemeriksaan forensik berupa visum et repertum dan autopsi.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap identitas dan mengejar para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan yang menewaskan mahasiswa tersebut.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.