Tawuran Warga dan Geng Motor Pecah di 4 Titik Makassar, Polisi Lepas Tembakan
3 min read
Personel Jatanras Polrestabes Makassar melepas tembakan saat membubarkan tawuran pada Minggu (20/9/2026). (Foto: Majesty.co.id/Anca)
Majesty.co.id, Makassar – Tawuran antara warga dan diduga kelompok geng motor pecah pada empat lokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (20/9/2026) dini hari.
Polisi yang dikerahkan untuk membubarkan tawuran warga tersebut bahkan terpaksa melepaskan tembakan ke udara setelah situasi memanas dan sejumlah ruas jalan diblokade.
Tawuran terjadi di sejumlah kawasan, di antaranya Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar.
Warga yang mengadang konvoi pengendara sepeda motor diduga terlibat aksi saling serang hingga membuat kondisi jalanan mencekam.
Unit Reaksi Cepat Tim Jatanras Polrestabes Makassar kemudian bergerak ke sejumlah lokasi.
Petugas terlibat kejar-kejaran dengan konvoi puluhan pengendara sepeda motor yang diduga merupakan kelompok geng motor.
Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Sangkala mengatakan, pihaknya telah melakukan pembubaran di sejumlah titik yang terjadi perselisihan antara warga dengan kelompok pengendara sepeda motor yang diduga geng motor.
“Pembubaran terhadap beberapa titik yang terjadi perselisihan antara warga dengan diduga konvoi pengendara sepeda motor yang kemungkinan itu adalah gemotor, seperti itu,” kata AKP Sangkala.
Menurut Sangkala, lokasi pembubaran lebih dari dua titik. Polisi juga mengimbau warga yang berada di sekitar lokasi agar tidak berkerumun di pinggir jalan.
“Yang jelas lebih dari dua titik ya, kita lakukan pembubaran. Kemudian terhadap warga yang ada di sekitar, kita himbau untuk masuk dan tidak bergelombol di pinggir jalan. Nah, seperti itu,” ujarnya.
Sejumlah titik yang didatangi polisi di antaranya Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Bawakaraeng. Petugas melakukan pembubaran untuk mencegah aksi tawuran kembali terjadi.
“Ada beberapa titik seperti di Jalan Urip Sumoharjo ada, kemudian ada juga di Jalan Bawakaraeng, itu kita lakukan pembubaran,” jelasnya.
Dalam penanganan tersebut, seorang remaja yang masih berstatus pelajar turut diamankan.
Polisi masih mendalami apakah remaja tersebut merupakan bagian dari kelompok geng motor atau hanya pengendara yang kebetulan melintas di lokasi.
“Untuk tim Jatanras Polrestabes Makassar hari ini tidak ada yang berhasil diamankan. Ada satu tapi masih didalami apakah itu bagian daripada gemotor atau yang melintas seperti itu,” kata Sangkala.
Polisi mengingatkan orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari dan saat hari libur. Pengawasan dinilai penting agar anak tidak terlibat maupun menjadi korban kejahatan jalanan.
“Karena jangan sampai anak-anak kita bisa saja menjadi korban kejahatan atau pelaku kejahatan itu sendiri. Sebelum itu terjadi, mari kita menjaga tumbuh kembang anak-anak kita supaya bisa lebih,” tuturnya.
Polisi juga mengimbau warga tidak mengambil tindakan sendiri ketika mendapati konvoi maupun aksi tawuran.
Penulis: Anca/Str
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
