Isi Lengkap Surat Pengunduran Diri Appi dari Partai Golkar
2 min read
Kolase. Munafri Arifuddin alias Appi mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi secara resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai kader Partai Golkar. Surat tersebut diteken pada Senin (5/9/2026).
Surat pengunduran diri Appi diserahkan langsung kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin di Makassar.
Appi menemui IAS di kediamannya, Jalan Batuh Putih pada Senin pagi. Di sana, ia didampingi Wakil Bappilu Partai Demokrat Sulsel sekaligus Wakil Bupati Soppeng, Selle Ks Dalle.
Dalam salinan yang diperoleh Majesty, surat pengunduran diri Appi kepada IAS disertai materai tempel 10 ribu.
Pada surat itu juga Appi mengungkapkan alasan pengunduran dirinya.
Berikut ini salinan surat pengunduran diri Appi sebagai kader Partai Golkar:
Makassar, Senin 5 Oktober 2026
Perihal: Pengunduran Diri sebagai Kader Partai Golkar
Kepada Yth.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan
Bapak Ilham Arief Sirajuddin
di Makassar
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, perkenankan saya menyampaikan surat ini dengan hati yang lapang dan pikiran yang jernih.
Partai Golkar adalah rumah tempat saya ditempa. Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata.
Atas setiap kepercayaan, bimbingan, dan persaudaraan yang saya terima, saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior, jajaran pengurus, dan segenap kader.
Namun setiap perjalanan mengenal persimpangan. Setelah menimbang dengan saksama, dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal surat ini.
Sejalan dengan keputusan tersebut, tentunya saya juga menyatakan tidak bersedia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Keputusan ini saya ambil dengan ikhlas, tanpa menyisakan ganjalan di hati. Saya pamit sebagai kader, tetapi tidak sebagai kawan dan saudara.
Silaturahmi akan tetap saya jaga, sebab pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara adalah tujuan kita bersama.
Apabila selama berhimpun ada tutur dan laku saya yang kurang berkenan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hormat saya,
Munafri Ariffuddin
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
