11/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Alumni Kepamongprajaan Bantu Penyintas Kebakaran di Tallo Makassar

2 min read
IKAPTK memberikan 25 paket perlengkapan ibadah yang masing-masing berisi Al-Qur'an, sajadah, mukena, dan sarung.
Ketua IKAPTK Kota Makassar sekaligus Asisten III Pemerintah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penyintas kebakaran di Tallo, Makassar. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar — Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Makassar menyalurkan bantuan kepada warga penyintas kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Senin (10/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan Ketua IKAPTK Kota Makassar sekaligus Asisten III Pemerintah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Muhammad Rheza.

Bantuan diterima Camat Tallo Andi Husni dan Ria dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) selaku panitia. Proses penyaluran juga didampingi Ketua RW 04, Farida.

IKAPTK memberikan 25 paket perlengkapan ibadah yang masing-masing berisi Al-Qur’an, sajadah, mukena, dan sarung.

Selain itu, IKAPTK menyerahkan 54 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban kebakaran. Bantuan tersebut terdiri atas 39 paket untuk siswa SD, sembilan paket untuk siswa SMP, dan enam paket untuk siswa SMA.

Firman mengatakan, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian barang, tetapi bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada warga yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat kebakaran.

Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat membantu anak-anak korban kebakaran kembali menjalani aktivitas belajar setelah kehilangan sebagian atau seluruh barang mereka.

“Kehadiran IKAPTK di tengah kondisi yang masih penuh keterbatasan, bukan sekadar pemberian barang tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral agar para korban tidak merasa menghadapi musibah seorang diri,” ujar Firman.

Ia berharap dukungan dari IKAPTK dan berbagai unsur masyarakat dapat membantu warga Tallo bangkit serta menata kembali kehidupan mereka pascakebakaran.

“Musibah memang tidak dapat kita hindari, tetapi beban yang dirasakan saudara-saudara kita dapat kita ringankan bersama. Kepedulian sekecil apa pun sangat berarti bagi saudara kita yang sedang berusaha bangkit,” pungkasnya. (*)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.