07/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Menteri Lingkungan Hidup Takjub Lihat Perubahan TPA Tamangapa Makassar

4 min read
Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat mengapresiasi transformasi TPA Tamangapa Makassar yang telah mencapai progres 93 persen dan dinilai layak menjadi contoh bagi daerah lain.
Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat (kanan) saat berkunjung ke TPA Tamangapa, Kota Makassar. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Transformasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa di Kecamatan Manggala mendapat apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KBPLH), Moh. Jumhur Hidayat.

Usai meninjau progres pembenahan TPA Tamangapa, Jumhur menilai langkah cepat Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dalam menghentikan praktik open dumping dan beralih menuju sistem sanitary landfill layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri LH bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan kunjungan ke TPA Tamangapa, Rabu (5/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Jumhur mengungkapkan progres penutupan timbunan sampah telah mencapai sekitar 93 persen. Menurutnya, perubahan tersebut sudah memberikan dampak nyata, terutama berkurangnya bau menyengat yang selama ini dikeluhkan warga sekitar.

“Ada sanitary landfill, ada juga controlled landfill. Ditutup dengan bioplastik atau biomembran, ada juga yang diuruk menggunakan tanah. Yang jelas, bau dari timbunan sampah itu sudah hilang,” katanya.

Menteri LH didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar Helmy Budiman, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.

Selain meninjau penutupan timbunan sampah yang sebelumnya mencapai ketinggian sekitar tujuh meter, Jumhur juga melihat pembangunan akses jalan menuju TPA yang tengah dikerjakan melalui pemasangan tiang pancang.

Ia turut mengunjungi rumah-rumah warga yang telah memanfaatkan gas metana dari timbunan sampah sebagai sumber energi rumah tangga, serta meninjau sistem pengelolaan kolam lindi.

Jumhur mengapresiasi komitmen Pemkot Makassar yang dinilainya bergerak cepat menindaklanjuti arahan pemerintah pusat setelah TPA Tamangapa sebelumnya menerima sanksi administratif akibat tata kelola yang belum memenuhi ketentuan.

“Permintaan kami dari KLH kepada Pemerintah Kota Makassar sudah dilakukan dengan baik,” tuturnya.

“Kira-kira sudah mencapai lebih dari 90 persen sesuai harapan yang kita inginkan, dan sekarang tinggal sedikit lagi,” ujarnya.

Menurut Jumhur, capaian tersebut membuktikan bahwa pembenahan pengelolaan TPA dapat dilakukan apabila pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat.

“Ini satu contoh yang baik bagi kota-kota lain. Kalau punya niat, ternyata bisa,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pembangunan sistem blocking agar air lindi tidak menyebar ke lingkungan saat musim hujan, melainkan langsung dialirkan ke fasilitas pengolahan yang telah disiapkan.

“Pertama, dilakukan semacam blocking supaya kalau ada hujan, air lindinya tidak menyebar, tetapi langsung masuk ke sistem pengelolaan yang sudah dipersiapkan,” jelasnya.

Jumhur juga memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan gas metana yang telah disalurkan ke sejumlah rumah warga di sekitar TPA. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya mampu mengurangi emisi gas, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Sudah ada gas metan yang dimanfaatkan. Tadi kelihatan di beberapa tempat sudah disalurkan ke perumahan, dan alhamdulillah bisa mengurangi beban masyarakat karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang kawasan TPA Tamangapa berpotensi dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau atau fasilitas publik setelah proses stabilisasi timbunan sampah selesai.

> “Dalam beberapa tahun ke depan, timbunannya akan terus mengendap. Nantinya kawasan ini bisa dimanfaatkan menjadi hutan, taman, bahkan di beberapa tempat di dunia bekas TPA bisa menjadi lapangan golf,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan Pemerintah Kota Makassar akan terus menyempurnakan pembenahan TPA Tamangapa sesuai arahan dan pendampingan Kementerian Lingkungan Hidup.

> “Tentu kami akan terus menyempurnakan seluruh proses yang telah dilakukan di bawah bimbingan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan seluruh sistem pengelolaan di TPA berjalan sesuai aturan dan tidak lagi menimbulkan pencemaran lingkungan,” kata Munafri.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin agar pengelolaan sampah di Makassar semakin modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Kami berharap kerja sama semua pihak terus terjalin agar TPA ini semakin baik dan pengelolaannya semakin sempurna ke depan,” tutupnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.