Muhidin Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel, Kini Tatap Musda
2 min read
Suasana dialog Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said di Soppeng. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Soppeng– Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said menyatakan siap membawa dan menyampaikan seluruh aspirasi kader akar rumput dari 24 kabupaten dan kota langsung kepada Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, di Jakarta.
Langkah ini diambil setelah Muhidin merampungkan rangkaian konsolidasi kader pada tiga Daerah Pemilihan (Dapil) di Sulawesi Selatan, yang ditutup dengan pertemuan di Kabupaten Soppeng, Sabtu (16/5/2026).
Aspirasi dari jajaran pengurus DPD II se-Sulawesi Selatan tersebut dinilai sangat krusial sebagai bahan pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel.
Muhidin menjamin pelaksanaan Musda kali ini akan digelar di wilayah Sulsel secara kondusif, tanpa harus memindahkan lokasi forum ke Jakarta seperti yang pernah terjadi pada pelaksanaan Musda X tahun 2020.
Muhidin pun sempat mengenang beratnya dinamika politik saat dirinya harus memimpin jalannya Musda X DPD I Golkar Sulsel di Ibu Kota beberapa tahun lalu.
“Sulsel aman dan tentram, sudah bisa dilaksanakan Musda. Tidak akan lagi dibawa ke Jakarta seperti Musda tahun 2020 lalu. Tolong jangan dibawa lagi ke Jakarta. Dulu saya 2 hari 2 malam tidak tidur saat pimpin Musda Golkar di Hotel Sultan Jakarta,” kata Muhidin dalam keterangan tertulis.
Demi menghasilkan keputusan yang mengakomodir kepentingan bersama, Muhidin juga mempersilakan seluruh kader dari 24 DPD kabupaten dan kota untuk mengusulkan kriteria calon ketua DPD I yang ideal menurut pandangan daerah masing-masing.
Muhidin memastikan semua temuan dan masukan yang dihimpun sepanjang mengonsolidasikan tiga Dapil di Sulsel akan dipaparkan secara transparan kepada Bahlil.
Hal itu penting agar keputusan strategis yang diambil DPP Golkar nantinya berlandaskan pada realitas objektif yang ada di daerah.
“Semua keputusan itu harus disampaikan ke ketum. Semua hasil perjalanan saya ini aspirasi DPD II ini kita sampaikan kepada ketum secara objektif, rasional sehingga dalam pengambilan keputusan nanti betul-betul bisa mengakomodir seluruh kepentingan yang ada,” tegasnya memungkasi.
