Stok Pupuk Subsidi di Sulsel Aman hingga 5 Minggu ke Depan
2 min read
Konferensi Pers PT Pupuk Indonesia (Persero) Regional 4 tentang distribusi pupuk bersubidi yang digelar di Kota Makassar, Rabu (22/4/2026). (Foto: Majesty.co.id/Suedi)
Majesty.co.id, Makassar – CEO Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani mengatakan, stok pupuk bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) tersedia dan stok aman hingga lima Minggu kedepan.
Untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi, kata Wisnu, PT Pupuk Indonesia rutin melakukan pengiriman dari pabrik pupuk di Gresik maupun Kalimantan Timur untuk menjaga ketersediaan stok di Sulsel.
“Stok pupuk (subsidi) untuk wilayah Sulsel mampu bertahan sampai 5 minggu ke depan. Kami juga rutin melakukan pengiriman dari pabrik pupuk di Gresik maupun Kalimantan Timur,” ujarnya saat diwawancarai di Kota Makassar, pada Rabu (22/4/2026).
Wisnu melanjutkan, penyaluran pupuk subsidi di Sulsel mengalami kenaikan 43 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Sepanjang tahun ini, PT Pupuk Indonesia sudah menyalurkan sekitar 21 persen pupuk subsidi di Regional 4 yang mencakup wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.
“Regional 4 tadi seperti yang sudah dipresentasikan, kurang-lebih 350.000 ton dari alokasi 1,6 juta ton, atau kurang lebih 21 persen. Ini meningkat 40 persen lebih dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Pupuk Urea dan NPK Paling Dicari Petani
Wisnu mengungkapkan bahwa dari lima jenis pupuk bersubsidi, Urea dan NPK menjadi jenis yang paling banyak dibeli oleh petani di Sulsel.
“Untuk subsidi ada lima jenis, tapi paling banyaknya di pupuk Urea dan NPK,” katanya.
Tingginya permintaan kedua jenis pupuk tersebut sejalan dengan peningkatan realisasi penyaluran secara keseluruhan.
“Penyaluran di Sulawesi Selatan sangat tinggi. Dibandingkan tahun lalu naiknya 43 persen untuk periode Januari sampai dengan 20 April,” tuturnya.
Kendala distribusi sempat terjadi akibat antrean truk yang dipicu masalah solar di beberapa wilayah Indonesia Timur.
“Masalah solar di beberapa wilayah Indonesia Timur, bukan hanya Sulawesi Selatan, ada di Gorontalo, Sulteng, Sultra. Angkutan pupuk ini menggunakan trucking ekspeditor lokal dan kadang masih terkendala antrean truk,” ia menambahkan.
Ia memastikan penyaluran pupuk hingga sampai di petani bisa lancar.
“Memang ada relaksasi dari pemerintah daerah agar angkutan pupuk ini dapat prioritas. Kami berharap pendistribusian dari gudang di Makassar ke seluruh kabupaten bisa lebih lancar lagi,” pungkasnya
Dengan stok pupuk subsidi yang aman hingga lima minggu ke depan, petani diharapkan tidak perlu khawatir akan kelangkaan pupuk. PT Pupuk Indonesia Regional 4 berkomitmen untuk terus memonitor rantai distribusi secara berkala.
Penulis: Suedi
