Bali United Hajar PSM 2-0, Duo Sulsel Cetak Gol dan Assist
3 min read
Penyerang Bali United Boris Kopitovic nyaris membobol gawang PSM Makassar pada pekan ke-30 Super Leageu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4/2026). (Foto: Instagram/baliunitedfc)
Majesty.co.id, Makassar – Bali United mengalahkan PSM Makassar dalam pertandingan pekan ke-30 Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (27/4/2026). Dua putra asal Sulsel berperan penting untuk kemenangan Bali.
Dua putra Sulsel yang diturunkan Bali United melawan PSM Makassar adalah Rahmat Arjuna dan Irfan Jaya. Satu lainnya yaitu Muhammad Rahmat, tapi hanya mengisi bangku cadangan.
Permainan Rahmat Arjuna maupun Irfan Jaya membuat PSM Makassar keok dengan skor 2-0 oleh Bali United.
Dalam laga ini, PSM Makassar sejak menit awal harus bermain 10 orang. Itu karena Yuran Fernandes mendapat kartu merah langsung pada menit ke-4.
Yuran diusir keluar lapangan setelah melanggar Teppei Yachida. Akibatnya, Bali United berhasil memanfaatkan situasi dengan gol Diego Campos menit 17.
Keunggulan tuan rumah Bali United 1-0 atas tamunya bertahan hingga turun minum.
Usai babak pertama, PSM menarik keluar Alec Tanque diganti oleh Luka Cumic. Penyerang asal Bosnia itu berhasil menciptakan sejumlah peluang namun gagal berbuah gol.
Justru, Bali United menggandakan skor menjadi 2-0 lewat sepakan Irfan Jaya. Mantan pemain akademi PSM itu mencocor umpan silang Yachida menit 79.
Hingga peluit panjang, tim Juku Eja gagal memperkecil ketertinggalan. Bali menang 2-0.
Ini menjadi kekalahan ke-13 PSM sepanjang musim Super League 2025/26. Akibatnya, tim kebanggaan masyarakat Sulsel itu tertahan di peringkat 14 klasemen dengan jumlah 31 poin.
Duo Putra Sulsel

Rahmat Arjuna Riski, pemain berusia 21 tahun adalah putra berdarah Sulsel. Dia lahir di Kabupaten Bulukumba pada 30 April 2004. Kedua orangtuanya bermukim di Tana Doang.
Rahmat Arjuna menciptakan assist atau umpan kunci untuk gol pertama Bali United yang dicetak Diego Compos.
Sejak dini, Rahmat Arjuna membela tim akademi Bali United. Di tahun 2021, gelandang serang ini dinobatkan sebagai pematin terbaik Liga 1 U-18.
Setelah itu, Rahmat Arjuna selalu bersinar hingga masuk tim utama Bali United hingga membela Timnas U-23 untuk kualifikasi Piala Asia.
Bersama Bali United musim ini, Rahmat Arjuna sudah mencetak 3 gol dari 26 pertandingan.
Sementara itu, Irfan Jaya adalah produk asli Akademi PSM Makassar. Penyerang sayap Tim Serdadu Tridatu ini adalah pemain kelahiran Kabupaten Bantaeng, 1 Mei 1996.
Irfan Jaya diorbit PSM pada 2016 sebagai top skor TSC. Namun, setelah itu, Irfan memilih hengkang membela Persebaya Surabaya dan membawa Bajul Ijo promosi ke Liga 1 musim 2017.
Meski tak pernah membela tim utama PSM, Irfan Jaya tetap menaruh respect kepada Juku. Saat mencetak gol dalam laga tadi, Irfan Jaya tak melakukan selebrasi sebagai bentuk hormat.
Atas peran dua putra Sulsel itu, Bali United berhasil naik ke peringkat 7 klasemen Super League dengan poin 45 menggeser Dewa United.
