27/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bali United Vs PSM Makassar, Misi Juku Eja Amankan Posisi Klasemen

3 min read
PSM Makassar datang ke Bali dengan modal kemenangan pada laga sebelumnya untuk menjaga posisi di klasemen.
Penyerang PSM Makassar Alex Tanque (kiri) berduel dengan bek Bali United Ricky Fajrin pada pekan ke-17 Super League di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare, Jumat (9/1/2026) malam. (Foto: Instagram/psm_makassar)

Majesty.co.id, Gianyar – PSM Makassar menyatakan kewaspadaan penuh menjelang laga tandang pekan ke-30 Super Leagur melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4/2026).

Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menilai Bali United sedang berada dalam tren positif setelah mencetak banyak gol dalam dua laga kandang terakhir mereka.

Ahmad Amiruddin menyebut performa menyerang Bali United sebagai ancaman serius yang harus diantisipasi PSM Makassar.

“Pertama kita sama-sama tahu Bali dalam kepercayaan diri yang tinggi. Dua pertandingan home terakhir mereka di sini selalu pesta gol melawan Malut United dan melawan PSBS Biak,” kata Ahmad Amiruddin Dalam sesi konferensi pers jelang laga di Digianyar, pada Minggu (26/4/2026).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Pastinya itu sinyal buat kami bahwa secara attacking, Bali punya kualitas. Itu yang harus kami antisipasi,” imbuh Amiruddin.

Meski demikian, PSM datang dengan modal kemenangan pada laga sebelumnya untuk menjaga posisi di klasemen.

Ahmad Amiruddin mengakui adanya kendala teknis terkait kelengkapan skuad, namun ia optimis Juku Eja tetap mampu tampil maksimal demi menjauh dari zona degradasi.

“Mudah-mudahan dengan bermain maksimal besok, kami bisa memperbaiki posisi di klasemen. Walaupun pada prinsipnya ada secara persiapan kurang ideal karena ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil di pertandingan besok,” tambahnya.

Mengenai absennya sejumlah pilar, Ahmad Amiruddin memilih untuk tidak merinci nama-nama pemain yang berhalangan hadir hingga daftar susunan pemain (DSP) resmi dirilis.

Ia juga mengonfirmasi bahwa pelatih kepala belum bisa mendampingi tim pada laga tersebut.

“Nanti dilihat saja kalau DSP-nya sudah keluar nama-namanya, pasti kalau mereka tidak ada di DSP berarti pemain tersebut berhalangan hadir mungkin karena sakit atau cedera. Untuk pelatih, sampai saat ini belum bisa mendampingi tim lagi,” jelasnya.

Senada dengan pelatih, penyerang PSM Makassar, Alex Tanque menegaskan bahwa fokus utama tim adalah pada persiapan internal daripada kondisi lawan.

Meski Bali United kehilangan sejumlah pemain akibat akumulasi kartu, Alex menilai kualitas kedalaman skuad lawan tetap merata.

“Saya kira bagi kita ini [tanpa sejumlah pemain Bali] tidak terlalu penting ya. Saya lebih menekankan kepada tim kita. Kita harus main dengan baik. Karena siapapun yang akan bermain di Bali, tidak akan membuat perubahan besar atau selisih besar dalam hal kualitas, karena Bali punya tim yang bagus,” kata Alex.

Alex menganggap sisa pertandingan di liga musim ini, termasuk laga kontra Bali United, sebagai partai final yang krusial. Ia meyakini kerja keras di lapangan akan menjadi kunci untuk mencuri poin di Gianyar.

“Dan untuk ini kita harus bertarung besok dan melihat setiap pertandingan yang tersisa, dan terutama pertandingan besok adalah final yang kita harus jalankan,” pungkasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.