20/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Tentara Zionis Israel Tangkap 5 WNI Berlayar ke Gaza, Satu Warga Makassar

3 min read
Satu di antaranya adalah warga Kota Makassar bernama Andi Angga Prasadewa. Ia adalah relawan Rumah Zakat yang tergabung dalam misi kemanusiaan ini.
Kolase foto. Relawan Rumah Zakat Andi Angga Prasadewa yang ditangkap tentara Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bersama Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. (Foto: Instagram/rumahzakat)

Majesty.co.id, Makassar – Tentara zionis Israel mencegat dan menangkap 5 dari sembilan Warga Negara Indonesia yang tergabung dalam rombongan kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza.

Satu di antaranya adalah warga Kota Makassar bernama Andi Angga Prasadewa. Ia adalah relawan Rumah Zakat yang tergabung dalam misi kemanusiaan ini.

Andi Angga bersama WNI lainnya tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Mereka diintersep zionis Israel di perairan internasional dekat Siprus, Laut Mediterania Timur, Senin (18/5/2026).

Melansir BBC, empat WNI lainnya dilaporkan masih terus berlayar menuju Gaza untuk membawa bantuan logistik dan obat-obatan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Hingga saat ini, sedikitnya 10 kapal misi kemanusiaan internasional telah ditahan oleh militer Israel, termasuk di antaranya Kapal Amanda, Barbaros, Blue Toys, dan Kapal Josef.

Andi Angga berada dalam Kapal Josef. Dua jurnalis Republika dan satu dari Tempo juga mengonfirmasi bahwa jurnalis mereka ikut menjadi korban penangkapan dalam pelayaran kemanusiaan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Yvonne Mewengkang menjelaskan bahwa situasi di lapangan saat ini masih sangat dinamis.

Pihak Kemlu masih terus berupaya melacak keberadaan salah satu jurnalis Republika, Bambang Noroyono, yang hingga kini hilang kontak dan belum diketahui statusnya.

“Kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono sampai saat ini masih belum dapat dihubungi dan belum diketahui statusnya. Kami mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” ujar Yvonne.

Andi Angga dalam sebuah video yang dibagikan Rumah Zakat di Instagram, mengaku ketika publik menyaksikan video tersebut, maka itu sudah pasti mereka ditangkap tentara Zionis Israel.

“Saya Andi Angga Prasadewa, jika anda menonton video ini, berarti saya telah diculik oleh Zionis Israel di Perairan Internasional,” ucap Andi Angga, yang kini berusia 33 tahun.

Sebelum saluran komunikasi diputus sepihak oleh militer Israel, salah satu WNI yang berada di dalam kapal, Bambang Daryono alias Abeng, sempat mengirimkan sebuah pesan video singkat.

Melalui rekaman tersebut, ia menegaskan statusnya sebagai warga negara Indonesia yang sedang menjalankan misi kemanusiaan murni dan meminta perlindungan hukum dari negara.

“Saya Bambang Daryono alias Abeng. Saya warga Indonesia. Saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026. Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajah Zionis Israel dan meminta pemerintah Indonesia agar selalu mendukung kemerdekaan Palestina,” tuturnya dalam video tersebut.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.