Tujuh Anggota DPRD Sulsel Temui Mahasiswa Demo soal PT GMTD
2 min read
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid membacakan rekomendasi dewan soal PT GMTD di depan massa kader HMI yang demo di kantor DPRD Sulsel, Senin (15/6/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makassar, digeruduk mahasiswa demo, Senin (15/6/2026).
Mahasiswa yang demo di kantor DPRD Sulsel berasal dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulsel.
Mahasiswa mendemoi DPRD Sulsel dengan membawa sejumlah tuntutan. Satu di antaranya adalah dugaan pelanggaran PT GMTD Tbk.
Baru beberapa menit menyampaikan orasi, mahasiswa langsung ditemui oleh 7 Anggota DPRD Sulsel dari lintas fraksi.
Mereka adalah Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo dan Ketua Komisi D Kadir Halid.
Massa HMI Sulsel juga ditemui Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Muhammad Sadar, Aan Nugraha dan Anggota Fraksi PKS Abdul Rahman serta Ketua Fraksi Gerindra Fadel Tauphan Ansar.

Di hadapan tujuh anggota dewan, kader HMI Sulsel mendesak DPRD Sulsel meninjau ulang rekomendasi terkait PT GMTD.
“Kami meminta anggota DPRD Sulsel menandatangani pakta integritas dan meninjau ulang rekomendasi yang telah dikeluarkan terhadap PT GMTD,” ujar Kabid PTKP Badko HMI Sulsel Muhammad Rafly Tanda.
Menurutnya, polemik PT GMTD seharusnya diusut melalui hak angket DPRD. Ia mengaku sejak awal mengawal masalah di gedung parlemen.
“Sejak awal kami mengawal kasus PT GMTD, dari rapat-rapat di DPRD Sulsel masalah ini sudah cukup untuk diusut dengan hak angket,” jelas Rafly Tanda.
Mendengar tuntutan mahasiswa, Kadir Halid lantas membacakan ulang rekomendasi Komisi D dan Komisi C DPRD Sulsel mengenai PT GMTD.
Salah satu poin rekomendasi itu adalah meminta PT GMTD Tbk agar mempedomani Surat Keputusan Gubernur Sulsel nomor 118/1991 dalam setiap aktivitasnya di kawasan Tanjung Bunga Makassar.
Selain soal PT GMTD, massa kader HMI juga membawa isu nasional terkait evaluasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kurang-lebih 1 jam berorasi, massa kader HMI yang demo di kantor DPRD Sulsel akhirnya membubarkan diri secara tertib.
