Unhas ungkap Strategi 201 Proposal Lolos Pendanaan BIMA 2026
2 min read
Ilustrasi Universitas Hasanuddin atau Unhas di Kota Makassar. (Foto: Majesty.co.id/Arya Wicaksana)
Majesty.co.id, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatat 201 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam program Pendanaan Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat atau BIMA Kemdiktisaintek tahun 2026.
Ratusan proposal dari dosen Unhas berhasil menjangkau seluruh skema pendanaan yang ditawarkan dalam klaster PTNBH Mandiri pendanaan BIMA.
Secara rinci, 201 proposal yang lolos terdiri atas 70 pendanaan lanjutan (65 penelitian dan 5 pengabdian masyarakat) serta 131 pendanaan baru (106 penelitian dan 25 pengabdian masyarakat).
Total keseluruhan usulan yang diajukan Unhas tahun ini mencapai 1.057 judul penelitian dan 120 judul pengabdian.
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Suharman Hamzah membeberkan strategi kampus almamater meloloskan 201 proposal BIMA.
Suharman mengungkapkan, pencapaian ini tidak terlepas dari upaya intensif melalui pendampingan terstruktur serta pemetaan skema yang disesuaikan dengan bidang keilmuan.
“Berbagai strategi dan koordinasi terus dilakukan secara optimal. Alhamdulillah, seluruh skema riset yang ditawarkan pada klaster PTNBH dapat kita peroleh tahun ini,” kata Suharman dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).
Ia mengingatkan agar penyusunan proposal penelitian ke depan dilakukan secara matang, berbasis perencanaan yang jelas, dan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan maupun masyarakat.
“Penelitian harus disiapkan dengan baik sejak awal. Ke depan, kami akan terus mendorong dosen untuk mengajukan proposal pada berbagai skema lain yang tersedia, serta meningkatkan kualitas berdasarkan masukan dari reviewer,” tambah Suharman.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, LPPM Unhas juga akan terus memberikan pendampingan bagi pengusul yang proposalnya belum berhasil didanai agar dapat diperbaiki secara sistematis untuk periode berikutnya.
“Kami tidak berhenti pada capaian ini. Justru kami akan terus mendorong peningkatan kualitas proposal agar semakin kompetitif di berbagai skema pendanaan,” tegasnya.
Terkait besaran total pendanaan yang diterima, pihak kementerian hingga saat ini belum mengumumkan angka resminya.
Informasi tersebut diperkirakan akan dirilis dan disampaikan melalui akun masing-masing pengusul dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Adapun rincian 131 pendanaan baru Unhas tahun 2026 yaitu, Program Penelitian dengan 106 judul meliputi skema PPS-PTM 41 judul, PPS-PDD 27 judul dan PDP/Dosen Pemula 20 judul.
Kemudian, PFR 7 judul, Prototipe 5 judul, PT-LP 1 judul, dan RIKUB 1 judul.
Sementara pada Program Pengabdian kepada Masyarakat (25 judul) meliputi skema PKM (Program Kemitraan Masyarakat) 19 judul, PMP (Program Pemberdayaan Masyarakat/Pengembangan) 5 judul, dan PISN 1 judul.
