03/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Resmi Diluncurkan, Pattallassang Memorial Estate Tawarkan Pemakaman Muslim Premium di Gowa

4 min read
PME mengusung konsep premium dengan kawasan pemakaman Muslim yang tertata, asri, serta dilengkapi layanan terpadu dan fasilitas pendukung bagi keluarga.
Peluncuran awal Pattallassang Memorial Estate (PME) di Claro Hotel Makassar, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar — Pattallassang Memorial Estate (PME) resmi diperkenalkan kepada publik melalui soft launching di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Sabtu (3/10/2026).

PME mengusung konsep premium dengan kawasan pemakaman Muslim yang tertata, asri, serta dilengkapi layanan terpadu dan fasilitas pendukung bagi keluarga.

Founder PME, Haji Surachman, mengatakan PME dikembangkan dengan filosofi “Legacy of Love” yang menempatkan kawasan pemakaman sebagai ruang bagi keluarga untuk mengenang dan merawat ikatan dengan orang-orang terkasih yang telah berpulang.

“Pemakaman bukan hanya persoalan ketersediaan lahan. Di dalamnya ada nilai penghormatan, kenangan, dan kebutuhan emosional keluarga untuk memiliki ruang yang layak dan bermartabat,” kata Surachman

Surachman menjelaskan, melalui filosofi ‘Legacy of Love’, PME hadir memberikan ketenangan jiwa sekaligus kemudahan penuh bagi keluarga di saat duka.

Menurutnya, PME mendapat respons positif sejak pertama kali diperkenalkan. Sejumlah kavling bahkan telah dipesan untuk kebutuhan pemakaman keluarga.

“Respons masyarakat luar biasa tinggi sejak PME pertama kali diperkenalkan. Ini membuktikan bahwa kesadaran keluarga untuk menyiapkan tempat peristirahatan terbaik bagi orang-orang tercinta semakin meningkat. Bahkan, sudah ada pembeli yang memborong hingga 50 lubang makam sekaligus untuk kebutuhan kawasan pemakaman keluarga besar mereka,” ungkap Surachman.

Peluncuran PME turut mendapat apresiasi dari Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto. Mantan Wali Kota Makasssr dua periode ini menilai fasilitas pemakaman perlu menjadi bagian dari perencanaan kawasan metropolitan.

“Saya melihat kehadiran PME dalam konteks yang lebih luas, yaitu perkembangan kawasan metropolitan. Ketika sebuah kawasan berkembang, kita tidak hanya berbicara mengenai jalan, perumahan, pusat perdagangan, dan fasilitas ekonomi, tetapi juga harus memikirkan seluruh kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas pemakaman,” kata Danny Pomanto.

Karena itu, kata Danny, pemakaman harus menjadi bagian dari perencanaan tata ruang kota dan kawasan secara menyeluruh, bukan menjadi persoalan yang baru dipikirkan ketika lahan sudah terbatas.

Danny mengatakan pemakaman di kawasan berkembang perlu memperhatikan aksesibilitas, kondisi lingkungan, daya tampung, serta keterhubungan dengan wilayah penyangga.

Pelayanan yang sederhana dan teratur juga dinilai penting agar keluarga tidak semakin terbebani ketika menghadapi suasana duka.

Lokasi PME di Jalan Poros Ruas Provinsi, Pacelekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, dinilai strategis karena berada di koridor yang menghubungkan Gowa, Makassar, dan Maros.

Direktur Utama Pattallassang Memorial Estate, Jumardi Muhiddin, mengatakan aksesibilitas dan kelengkapan fasilitas menjadi bagian utama layanan PME.

“Kami ingin memastikan keluarga tidak dibebani oleh rumitnya persiapan teknis dan logistik. PME hadir dengan pelayanan all-in-one—mulai dari penjemputan ambulans gratis, kendaraan pengantar keluarga, prosesi pemulasaraan, penyediaan masjid di dalam kawasan, aula serbaguna, hingga penataan taman dan area parkir luas yang mampu menampung hingga 200 kendaraan,” terang Jumardi.

Jumardi menyebut PME menawarkan harga mulai kisaran Rp10 jutaan, disertai paket promo dan cicilan. Untuk pembelian atau investasi lahan pemakaman keluarga, PME juga menawarkan hadiah langsung.

“Kami ingin menghapus stigma bahwa pemakaman premium itu mahal. Di PME, harga unit makam sangat bersaing, dimulai dari kisaran Rp10 jutaan untuk paket yang ditawarkan. Selain itu, khusus untuk paket pembelian atau investasi lahan pemakaman keluarga, setiap pembeli dipastikan mendapatkan hadiah langsung, mulai dari ponsel pintar (smartphone) hingga unit mobil bernilai ratusan juta rupiah,” jelas Jumardi.

Selain fasilitas komersial, PME menyatakan akan menyediakan 50 lubang makam gratis sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar dan warga tidak mampu.

Pengelola juga menyebut pemeliharaan makam dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan dan keasrian kawasan.

Melalui PME, pengelola berharap kehadiran kawasan pemakaman Muslim premium tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan tata ruang kawasan Mamminasata yang tertata dan terintegrasi.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.