Bukan Sekadar Konser, Rock In Celebes ke-17 Usung Pelestarian Lingkungan dan Budaya
3 min read
Direktur Festival Rock In Celebes, Hardinansyah Putra Siji (kedua kiri) pada konferensi pers di Benteng Rotterdam, Kota Makassar, Jumat (30/10/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar — Festival musik Rock In Celebes (RIC) kembali digelar di Benteng Rotterdam, Kota Makassar, selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Memasuki edisi ke-17 Rock In Celebes, festival ini mengusung tema The Culture dengan menitikberatkan pada pelestarian lingkungan dan warisan budaya.
Direktur Festival Rock In Celebes, Hardinansyah Putra Siji, mengatakan RIC tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang untuk merespons perkembangan peradaban dan kebudayaan di Sulawesi.
“Kami merespon bagaimana di Sulawesi khususnya di sekitar kita, sudah terjadi peradaban kebudayaan yang mungkin apa yang kita lakukan sekarang itu adalah sama apa yang pernah terjadi dan itu menjadi nafas yang kuat di RIC edisi ke-17 ini,” tutur Hardinansyah dalam konferensi pers di Benteng Rotterdam, Jumat (30/10/2026).
Salah satu inspirasi visual festival tahun ini berasal dari penemuan lukisan prasejarah di Gua Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, yang diperkirakan berusia 67.800 tahun.
Menurut Hardinansyah, karya seni prasejarah tersebut memiliki keterkaitan dengan semangat Rock In Celebes dalam merespons perkembangan seni dan kebudayaan dari masa ke masa.
Inspirasi itu kemudian diterjemahkan ke dalam identitas visual festival, termasuk desain merchandise yang mengangkat konsep seni cadas atau rock art.
“Jadi itulah alasan kami kenapa ini begitu kuat dan akhirnya kita menjadi akhirnya kita menjadikan visual penting, visual utama di di di di tahun ini,” jelasnya.
Selain pelestarian budaya, tema The Culture juga membawa pesan pentingnya membangun kesadaran terhadap lingkungan.
Hardinansyah berharap kepedulian tersebut menjadi kebiasaan dalam penyelenggaraan kegiatan, termasuk festival musik.
Komitmen itu diwujudkan melalui penerapan prinsip keberlanjutan, mulai dari anjuran penggunaan kembali gelas, botol, tumbler, dan peralatan makan hingga penyediaan stasiun pengisian air minum gratis serta fasilitas pencucian.
Panitia juga menggandeng komunitas lokal untuk melakukan pemilahan, pengolahan, dan daur ulang sampah. Sebagian hasil daur ulang nantinya dimanfaatkan menjadi cendera mata eksklusif festival.
Upaya tersebut disertai pemantauan dan evaluasi dampak lingkungan selama penyelenggaraan kegiatan.
Tampilan 34 band-penyanyi pada Empat Panggung
Rock In Celebes ke-17 akan menghadirkan empat panggung dengan beragam genre musik dari musisi nasional, internasional, dan lokal. Tercatat ada 34 line up yang bakal tampil.
Sejumlah penampil antara lain grup 510, Senyawa, Dongker, Enau, Alkateri, Grrrl Gang, Wormrot, Stereowall, Kuntari, Bottlesmoker, White Chorus, Kenya, Negatifa, Skandal, Lair, Pure Wrath, Frontxside dan Natinson
Kemudian ada, DVY, Basajan, Surgir, Treeshome, Morbid Monke, Seetrushkin, Rowdy From South, Samum, Prince The Death, Daur Hidup, Prakarsa, Jvkebox, LIIV, Bells Of War, Ephemeral Queen, dan Karambangan Of Celebes.
Festival ini juga menghadirkan penampilan khusus dari sejumlah DJ dan rapper, di antaranya The Master Surgeon, Verisaerisa, Subanoo, Swaraselekta, Zafier, Diskocing, Cowok Pan69ilan, Issland, Kasetteria, OG Avamato, East Roots Dub, Kirv, Q’Angel, dan Bonaparte.
Tidak hanya musik, pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni, atraksi budaya, pameran, pemutaran film, pasar komunitas, diskusi, hingga berbagai kegiatan kolaboratif.
Kekayaan budaya Sulawesi Selatan turut mendapat ruang melalui pertunjukan, demonstrasi, pemutaran video, dan pameran yang mengangkat Laha Bete, Maudu Lompoa, Kapurung, Passura, Salonréng, Pa’piong, Sop Saudara, Badik, Pa’gellu’, serta Séré Bissu.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
