Tamsil Linrung Tawarkan Paket Prabowo-Anies Jika Gibran Dimakzulkan
3 min read
Tamsil Linrung dan Anies Baswedan saat bertemu Anies Baswedan di Jakarta, Senin (12/10/2026). (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Makassar — Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung mengungkap sejumlah nama yang menurutnya dapat dipertimbangkan jika terjadi skenario pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pasca putusan Mahkamah Konstitusi.
Salah satu nama yang ditawarkan Tamsil Linrung yaitu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Tamsil Linrung menyebut Anies Baswedan sebagai figur di luar pemerintahan yang masuk dalam pembicaraan jika Gibran dimakzulkan.
Meski demikian, senator Tamsil Linrung mengingatkan bahwa kesediaan Anies menjadi bagian dari skenario tersebut juga perlu dipertimbangkan.
Tamsil sebelumnya bertemu dan berdiskusi dengan Anies pada 12 Oktober 2026. Pertemuan itu menjadi salah satu konteks yang melatarbelakangi pandangannya mengenai peluang Anies dalam dinamika politik nasional.
“Ya, ada beberapa program Presiden dia [Anies] kritisi, tapi secara umum dia melihat positif aja. Jadi, saya beranggapan 60 persen dia bisa mendampingi beliau [Prabowo],” kata Tamsil saat ditemui di Kota Makassar, Selasa (20/10/2026).
Namun, angka 60 persen yang disampaikan Tamsil merupakan penilaiannya pribadi, bukan kepastian politik ataupun keputusan resmi dari Anies maupun Prabowo.
Selain Anies, mantan politisi PKS itu juga menyebut Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai nama lain yang dapat masuk dalam pembicaraan.
Kehadiran nama-nama tersebut memperlihatkan luasnya spektrum figur yang berpotensi dipertimbangkan dalam skenario politik tersebut.
Meski demikian, wacana pengganti Gibran masih bersifat wacana.
Tidak ada kepastian bahwa proses pemakzulan akan terjadi ataupun bahwa tokoh-tokoh yang disebut Tamsil telah masuk dalam pembahasan resmi pemerintahan.
Secara konstitusional, pemberhentian wakil presiden tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan wacana politik. Prosesnya harus mengikuti mekanisme yang diatur dalam UUD 1945, termasuk keterlibatan DPR, Mahkamah Konstitusi, dan MPR sesuai tahapan serta persyaratan yang berlaku.
Selain Anies, figur internal koalisi yang disebut Tamsil yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Selain itu, ada pula Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.
Menurut Tamsil, nama-nama tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan apabila skenario pergantian wakil presiden benar-benar terjadi.
Namun, keputusan tetap bergantung pada penilaian Presiden Prabowo Subianto terhadap sosok yang dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi pemerintahan.
“Apakah nanti Pak Prabowo menilai mereka bisa memberikan nilai tambah, bisa memenangkan hal-hal yang kurang menguntungkan?” ujar Tamsil.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.


