Luwu Timur Terbaik di Sulsel soal Urusan Stunting, Capaiannya 75 persen
2 min read
Data presentase penanganan stunting di Sulsel pada Webmon Stunting. (Ist)
Majesty.co.id, Makassar — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mencatat capaian 75 persen dalam pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting pada Semester I 2026.
Berdasarkan data laman Webmon Stunting, capaian tersebut menempatkan Luwu Timur dalam jajaran daerah dengan kinerja penanganan stunting tertinggi di Sulawesi Selatan.
Hasil itu terungkap dalam kegiatan evaluasi dan koordinasi strategis yang berlangsung di Aula Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Luwu Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Kesehatan.
Capaian Semester I 2026 melanjutkan hasil evaluasi kinerja penanganan stunting tahun 2025. Saat itu, Luwu Timur meraih predikat Baik dengan nilai akhir 80,7, yang ditopang indikator konvergensi (K1) sebesar 84,7 dan indikator layanan gizi (K2) sebesar 96,1.
Kepala Bapperida Luwu Timur Kamal Rasyid mengapresiasi kerja sama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
“Kita patut bersyukur atas capaian Pemda Luwu Timur dalam penanganan stunting, yaitu kategori BAIK di tahun 2025 dan perolehan nilai 75 pada Semester I tahun 2026,” ujar Kamal Rasyid.
Menurutnya, hasil evaluasi tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan efektivitas program, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan pelaporan dan pemantauan berjalan optimal.
“Semoga dengan capaian ini, seluruh tim dari seluruh OPD dan stakeholder terkait dapat semakin termotivasi untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan program, meningkatkan akurasi data dalam proses penginputan laporan secara berkala, serta memantau dan mengevaluasi seluruh tahapan di akhir tahun 2026 ini,” tambahnya.
Capaian Standar Pelayanan Minimal Luwu Timur
Selain kinerja penanganan stunting, Pemkab Luwu Timur mencatat hasil positif dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.
Hingga Triwulan III 2026, Indeks Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) seluruh bidang di Luwu Timur mencapai 71,76 persen.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Pinrang yang mencatat 68,91 persen dan Kabupaten Sinjai sebesar 67,96 persen.
Kamal menegaskan Bapperida akan terus mengawal pelaksanaan program prioritas daerah, termasuk upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Pemkab Luwu Timur berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan melalui penguatan koordinasi, akurasi data, serta evaluasi berkala hingga akhir 2026.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.


