08/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Ambisi Politik Ashabul Kahfi usai Dilantik Jadi Ketua PAN Sulsel Kelima Kalinya

3 min read
Usai dilantik, Ashabul Kahfi langsung memasang target perolehan kursi pada Pemilu 2029 bersama sekretarisnya, Chaidir Syam.
Ketua DPW Partai Amanat Nasional Sulawesi Ashabul Kahfi pada pidatonya di Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar — Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan resmi melantik Ashabul Kahfi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu (7/10/2026).

Itu adalah pelantikan yang kelima Ashabul Kahfi selaku Ketua DPW PAN Sulsel. Politisi berlatar Muhammadiyah tersebut memimpin partai berlambang matahari terbit sejak tahun 2001.

Sebelumnya, ada Mohammad Askin yang merupakan Ketua PAN Sulsel pertama dan menjabat tahun 1998 sampai 2000. Ia hadir pada pelantikan kelima Kahfi.

Advertisement
DPRD Sulsel

Sebelum pelantikan Kahfi, kursi Ketua PAN Sulsel hasil musyawarah wilayah tahun 2025 dijabat Husniah Talenrang. Ia juga Bupati Gowa.

Namun, DPP PAN menarik Husniah Talenrang sebagai wakil sekretaris jenderal dan Kahfi ditunjuk melaksanakan tugas Ketua PAN Sulsel hingga didefenitifkan sampai 2029.

Usai dilantik, Ashabul Kahfi langsung memasang target perolehan kursi pada Pemilu 2029 bersama sekretarisnya, Chaidir Syam.

Ashabul menargetkan PAN Sulsel meraih lima kursi DPR RI dan 10 kursi DPRD Sulsel.

Untuk DPR RI, Ashabul membagi target lima kursi ke tiga daerah pemilihan (dapil). Rinciannya, dua kursi di Dapil Sulsel I, dua kursi di Dapil Sulsel II, dan satu kursi di Dapil Sulsel III.

“Insya Allah saya yakin PAN di Pemilu 2029 dapat lima kursi DPR RI. Perhitungannya, dua kursi di Dapil I, dua kursi di Dapil II dan satu kursi di Dapil III,” kata Ashabul Kahfi dalam pidato pelantikannya.

Ia menilai target dua kursi di Dapil Sulsel II dapat dicapai dengan mengandalkan kekuatan politik PAN di wilayah tersebut.

“Masak Dapil II tidak bisa dapat dua kursi? Kita punya bupati di sana, Bupati Maros. Kita punya Wakil Bupati Bulukumba,” ujarnya.

Sementara di Dapil Sulsel I, PAN juga membidik dua kursi dengan mengandalkan bergabungnya sejumlah tokoh ke dalam partai.

“Di Dapil 1 juga begitu. Kita target dua kursi dengan bergabungnya berbagai macam tokoh,” katanya.

Di tingkat DPRD Sulsel, Ashabul mengakui perolehan kursi PAN mengalami penurunan. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus dan tanggung jawabnya sebagai ketua DPW.

“Di provinsi, jujur mengalami penurunan dan menjadi fokus dan tanggung jawab saya. Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa,” ucapnya.

Ashabul kemudian memasang target 10 kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029.

“Saya akan menghadirkan 10 kursi di Provinsi Sulsel,” tegasnya.

Ia optimistis target tersebut dapat dikejar melalui konsolidasi organisasi dan masuknya sejumlah tokoh ke PAN.

“Insya Allah dengan semangat dan potensi yang begitu banyak bergabung ke PAN, kita optimis mengembalikan kursi dan pimpinan di DPRD Provinsi Sulsel,” tuturnya.

Ashabul mengaku target tersebut menjadi tanggung jawab tersendiri baginya. Ia mengingat pernah menduduki posisi pimpinan DPRD Sulsel selama tiga periode sebelum melanjutkan karier sebagai anggota DPR RI.

“Kenapa itu beban saya? Saya malu. Saya pernah menjadi pimpinan DPRD tiga periode, kemudian setelah saya ke Senayan pimpinan itu lepas,” ungkapnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.