24/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Anggota DPR Desak Pertamina Atasi Kelangkaan BBM di Makassar

2 min read
Pria yang karib disapa ARW ini mengatakan, persoalan kelangkaan BBM di Makassar telah disampaikan langsung kepada jajaran PT Pertamina.
Kolase. SPBU Pertamina di Makassar dan Anggota DPR Ridwan Andi Wittiri. (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar — Anggota Komisi XII DPR RI Ridwan Andi Wittiri (ARW), mendesak PT Pertamina Patra Niaga segera menuntasksn penanganan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Makassar dan sekitarnya.

Advertisement
Banner DPRD Sulsel

Menurut Ridwan Wittiri, kelangkaan BBM menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar dan berdampak pada aktivitas serta mobilitas masyarakat.

Advertisement
Banner Palopo

Ketua DPW PDIP Sulsel itu menilai persoalan tersebut harus segera ditangani karena BBM berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.

“Kondisi ini sangat merugikan masyarakat. Antrean panjang di berbagai titik SPBU jelas mengganggu aktivitas warga, mulai dari pekerja, pelaku usaha, hingga transportasi umum. Ini kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi negara,” kata Ridwan Wittiri dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Sudah Disampaikan ke Pertamina


Pria yang karib disapa ARW ini mengatakan, persoalan kelangkaan BBM di Makassar telah disampaikan langsung kepada jajaran PT Pertamina dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI pada Selasa (8/9/2026).

Dalam forum tersebut, ia mendesak Pertamina melakukan koordinasi secara cepat dan konkret untuk memastikan pasokan serta distribusi BBM di Makassar kembali normal.

“Saya sudah sampaikan langsung ke Pertamina dalam RDP kemarin. Ini bukan sekadar masukan, tapi permintaan agar segera ditindaklanjuti di lapangan. Masyarakat tidak boleh terus menunggu tanpa kepastian,” tegasnya.

Menurut ARW, Pertamina perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab kelangkaan serta langkah yang dilakukan untuk memulihkan pasokan.

Ia juga menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kepastian mengenai penanganannya.

“Pemerintah, dalam hal ini Pertamina, harus hadir dan merespons cepat. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena persoalan distribusi yang seharusnya bisa diantisipasi,” pungkas ARW.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengeklaim tidak terjadi kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan seperti antrian di SPBU dalam dua hari terakhir.

Sales Area Manager Retail Sulselbar PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Rainier Axel Gultom, menyebut kondisi saat ini merupakan panic buying atau pembeli panik.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.