Disambangi IAS, Patahudding Paparkan Prestasi Golkar Luwu
3 min read
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (kiri) disambut Ketua DPD II Golkar Luwu dalam kunjungannya di Belopa, Kamis (13/8/2026). (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Luwu – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arif Sirajuddin (IAS), menegaskan komitmennya untuk membawa napas pembaruan dalam membesarkan partai beringin di Sulawesi Selatan. Langkah ini diawali dengan penguatan konsolidasi organisasi di berbagai daerah.
Komitmen tersebut disampaikan IAS saat melakukan safari politik ke Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu di Kecamatan Belopa, Kamis (13/8/2026).
Kedatangan IAS bersama rombongan DPD I disambut hangat oleh Ketua DPD II Partai Golkar Luwu, Patahudding, beserta jajaran pengurus dan kader.
“Terima kasih atas kedatangannya Ketua DPD I Golkar Sulsel di wilayah Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding saat menyambut rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, Patahudding memperkenalkan jajaran pengurus Golkar Luwu sekaligus melaporkan pencapaian partai di daerahnya. Ia menyebutkan, Golkar berhasil mengamankan posisi strategis di legislatif setempat.
“Partai Golkar Luwu berhasil mendudukkan lima kader terbaiknya di DPRD Luwu,” kata Patahudding.
Tegak Lurus Kebijakan Partai
Merespons sambutan tersebut, IAS menjabarkan tagline “Semangat Baru” yang kini diusung kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel.
Menurutnya, semangat ini harus diejawantahkan melalui pembenahan kaderisasi serta pendekatan politik yang santun dan beretika.
“Kita mengusung semangat baru. Partai Golkar harus mengedepankan politik santun. Karena itu, banyak yang ingin kembali bergabung dengan Golkar setelah Musda DPD II,” ungkap IAS.
Mantan Wali Kota Makassar ini juga memberikan peringatan keras kepada para kader Golkar yang kini duduk di kursi legislatif.
Ia meminta setiap legislator Golkar untuk patuh dan disiplin dalam mengawal keputusan organisasi.
“Sebagai kader Golkar di legislatif, jika tidak tegak lurus dengan kebijakan partai, maka otomatis akan kita berikan sanksi tegas,” tegasnya.
Selain soal kedisiplinan, safari politik IAS di Luwu juga menyoroti posisi Wakil Ketua DPRD Luwu dari Fraksi Golkar yang dibiarkan kosong selama hampir lima bulan.
“Pimpinan DPRD dari Golkar di DPRD Luwu yang saat ini masih lowong menjadi atensi kami ke depan. Sudah memasuki bulan kelima posisi Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar Luwu kosong,” ujar IAS.
Ia meminta agar konsolidasi kepengurusan dan penataan struktur partai dapat dituntaskan pada Desember mendatang.
Di sisi lain, IAS juga memberi atensi khusus pada penguatan kader perempuan. Ia tidak menampik bahwa partai masih dihadapkan pada tantangan untuk mencari figur perempuan yang mumpuni secara kapasitas politik.
“Kita masih kesulitan mencari kader perempuan yang memiliki potensi dan SDM yang handal. Untuk itu, menjadi tantangan bagi KPPPG ke depan bagaimana merekrut perempuan yang memiliki potensi,” urainya.
Untuk memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan, Golkar Sulsel berencana mengoptimalkan laboratorium pembinaan dan pendidikan kader secara berjenjang.
Sebagai penutup, IAS mendorong perubahan paradigma politik di tubuh Golkar. Ia berharap kader meninggalkan cara-cara lama yang mengandalkan “isi tas” atau kekuatan finansial, dan mulai beralih pada pendekatan politik berbasis kedekatan, silaturahmi, serta kerja nyata di tengah masyarakat.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
