DPRD Lutim Setujui Ranperda Pelaksanaan APBD, Ibas Serahkan KUA-PPAS 2027
2 min read
Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam alias Ibas dan Ketua DPRD, Ober Datte. (Ist)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) bersama DPRD resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Persetujuan itu disahkan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Lutim, Senin (13/7/2026).
Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama antara Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam alias Ibas dan Ketua DPRD, Ober Datte.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Daerah juga menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD untuk selanjutnya dibahas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Ibas menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan daerah memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan otonomi daerah serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang sehat, sehingga setiap program yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Bupati Ibas.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD yang selama ini terjalin telah memberikan hasil positif, salah satunya dengan kembali diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk ke-14 kalinya atas pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2025.
“Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dengan kerja keras dan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Sementara itu, lanjut Bupati, Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 disusun dengan memperhatikan arah kebijakan pembangunan nasional, kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, RPJMD Kabupaten Luwu Timur 2025–2029, RKPD Tahun 2027, serta kondisi ekonomi makro dan kemampuan keuangan daerah.
Tema pembangunan yang diusung dalam RKPD Tahun Anggaran 2027 adalah “Akselerasi Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”, yang diarahkan pada penguatan pelayanan publik dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama.
Berikut Struktur Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, meliputi:
* Pendapatan daerah: Rp1.940.177.879.029,73.
* Belanja dan transfer: Rp1.903.722.715.773,05.
* Penerimaan pembiayaan: Rp20.959.994.713,34.
* Pengeluaran pembiayaan: Rp35.774.000.000,00.
* SILPA tercatat sebesar Rp21.641.157.970,02.
