25/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dijajaki Ibas, Dubes Pakistan Tertarik Ekspor Merica Luwu Timur

2 min read
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas melakukan penjajakan kerja sama ekspor-impor dengan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri (kiri) berdialog dengan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam pada Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026. (Foto: Warta Lutim)

Majesty.co.id, Makassar – Komoditas lada atau merica asal Kabupaten Luwu Timur berpeluang menembus pasar internasional, khususnya negara Pakistan.

Peluang tersebut mengemuka dalam sesi Business-to-Business (B2B) atau business matching pada rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026).

Dalam forum yang mempertemukan kepala daerah dengan delegasi dari berbagai negara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas melakukan penjajakan kerja sama ekspor-impor dengan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri.

Kegiatan yang digelar di Nusantara Hall tersebut dihadiri para kepala daerah se-Sulawesi Selatan serta 41 delegasi dari 28 negara sahabat yang mencari peluang investasi dan komoditas unggulan daerah.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Pada kesempatan itu, Ibas memaparkan potensi perkebunan lada yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Luwu Timur.

Ibas juga memperlihatkan video yang menampilkan hasil produksi lada dari daerah yang dipimpinnya.

“Merica merupakan komoditas unggulan di Luwu Timur. Tentu saja dengan cita rasa khasnya yang pedas kuat serta aroma yang tajam memikat, kualitas kami siap bersaing di pasar global,” ujar Ibas.

Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari perwakilan Pakistan. Zahid menilai lada asal Luwu Timur memiliki kualitas yang berpotensi memenuhi kebutuhan pasar di negaranya.

“Sungguh luar biasa merica dari Luwu Timur. Pakistan dengan senang hati siap menerima impor merica ini nantinya, tentu melalui proses penandatanganan MoU resmi sesuai standar kerja sama kedua negara,” kata Zahid.

Menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut, Ibas berharap komunikasi antara kedua pihak dapat segera berlanjut ke tahap yang lebih teknis dan konkret.

“Saya berharap tim dari Luwu Timur bisa segera mengundang pihak Pakistan untuk mempresentasikan secara detail komoditas lada kami, sekaligus mematangkan draf kerja sama lanjutan ke depannya,” harap Ibas.

Melalui forum business matching dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berupaya membuka akses pasar internasional bagi komoditas perkebunan daerah sekaligus memperluas peluang investasi dan perdagangan dengan negara mitra.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.