13/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kuliah Umum HMJ BPI UIN Alauddin Bahas Psikoedukasi-Kesehatan Mental

2 min read
Kuliah umum HMJ BPI UIN Alauddin menghadirkan tiga narasumber dari latar akademisi dan praktisi untuk membahas strategi adaptif menghadapi tekanan psikologis.
Sesi foto bersama para pemateri kuliah umum HMJ BPI UIN Alauddin yang digelar di Samata, Gowa. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Gowa – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Alauddin Makassar menggelar kuliah umum tentang psikoedukasi dan kesehatan mental di era disrupsi pada Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar itu diikuti sekitar 800 mahasiswa.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber dari latar akademisi dan praktisi untuk membahas strategi adaptif menghadapi tekanan psikologis.

Salah satunya adalah Meisil B. Wulur. Dalam pemaparannya, ia menyebut bahwa psikoedukasi membantu individu mengenali gejala awal gangguan psikologis.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Kesehatan mental bukan hanya tentang mengatasi masalah ketika muncul, tetapi juga tentang membangun kesadaran untuk merawat diri, memperkuat ketahanan diri, dan terus bertumbuh di tengah berbagai perubahan yang terjadi,” ujarnya.

“Forum ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan kampus dan masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Abdul Rasyid Masri, dalam sambutannya menilai tema tersebut sangat relevan.

“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kita hidup di tengah perubahan yang begitu cepat akibat perkembangan teknologi, serta berbagai tantangan sosial yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan mental generasi muda,” katanya.

Selaras dengan itu, Ketua HMJ BPI, Muh. Resky Ramadhan, mengatakan isu kesehatan mental berkaitan langsung dengan kehidupan mahasiswa di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat.

“Kuliah umum ini tentunya sesuai dengan kondisi mahasiswa saat, tidak sedikit yang stres atau tertekan karena tugas akademik. Sehingga membahas tentang kesehatan mental merupakan alternatif untuk mengedukasi masyarakat,” pungkasnya.


Penulis: Suedi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.