Mahasiswa Teknik Unhas Meninggal Tragis di Kampus Gowa, Polisi Selidiki
2 min read
Kampus Fakultas Teknik Unhas di Kabupaten Gowa. (Foto: Google Local Guide/Rani Hasan)
Majesty.co.id, Gowa – Universitas Hasanuddin (Unhas) berduka. Seorang mahasiswanya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis di Kawasan Fakultas Teknik Unhas, Jalan Poros Malino, Gowa, Senin (18/6/2026).
Korban diketahui berinisial PTJ. Perempuan itu merupakan mahasiswa salah satu program studi Fakultas Teknik Unhas.
Kepala Bagian Humas Unhas, Ishaq Rahman menyebut korban adalah mahasiswi aktif Fakultas Teknik Unhas angkatan 2024.
Pihak Rektorat Unhas mengetahui kejadian ini dari petugas keamanan kampus. Laporan awal menyebut korban diduga melompat dari gedung di area Fakultas Teknik.
“Jadi tadi sekuriti kampus di FT mendapat laporan ada seseorang yang melompat dari lantai 1,” kata Ishaq Rahman kepada wartawan, Senin.
Meski demikian, pihak kampus hingga kini belum dapat memastikan penyebab pasti korban diduga melompat dari gedung tersebut. Saat ini, Unhas masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait faktor yang melatarbelakangi kejadian itu.
“Kita belum bisa pastikan apakah ada faktor depresi atau faktor lain. Saat ini sedang dilakukan penelusuran,” ucap Ishaq.
Menurutnya, pihak kampus masih fokus mendalami kasus tersebut dan meminta publik menunggu hasil penelusuran resmi.
“Mohon maaf, informasinya masih terbatas. Soalnya kita masih fokus mendalami kasusnya. Juga kita turut berduka cita, kita bersimpati mendalam kepada keluarga,” lanjutnya.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian mahasiswi tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Ini masih masih lakukan langkah-langkah penyelidikan dan kami juga masih mencari fakta-fakta terkait dari pada kematian yang bersangkutan,” ujar Andi Muhammad Alfian.
Menurutnya, polisi masih mendalami seluruh kemungkinan yang berkaitan dengan kematian korban, termasuk dugaan korban melompat dari gedung kampus.
“Kami belum dapat menyimpulkan apa penyebab kematian yang bersangkutan,” katanya.
Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh rekan atau teman kuliahnya di area sekitar lokasi kejadian.
“Pertama kali di temukan adalah kerabat atau teman kuliah dari pada almarhumah,” ungkapnya.
Meski beredar dugaan korban melompat dari gedung, polisi menegaskan belum dapat memastikan hal tersebut sebelum hasil penyelidikan lengkap diperoleh.
“Kami belum dapat menyimpulkan ini yang bersangkutan lompat atau seperti apa, lagi-lagi kami masih melakukan penyelidikan,” jelasnya.
