Luwu Timur siagakan Pasukan Hadapi Potensi Bencana Alam
2 min read
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam memimpin apel siaga bencana alam. (Foto: Warta Lutim)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas memimpin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam di Bundaran Bumi Batara Guru, Malili, Sabtu (29/11/2025).
Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana di Luwu Timur.
Apel diawali dengan pemeriksaan barisan yang diikuti BPBD, TNI, TNI AL, Polres, Polairud, Damkar, Tagana, PMI, SENKOM, PSC 119, BAZNAS, Dishub, Satpol PP, FKPPI, relawan, dan instansi lainnya.
Bupati Ibas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur penanggulangan bencana.
“Kolaborasi ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Luwu Timur dan menjadi bentuk dukungan Pemerintah Daerah bersama unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan secara bersama-sama,” ungkapnya.
Ibas menekankan pentingnya mengenali ancaman bencana, kesiapan evakuasi mandiri, serta mengikuti jalur evakuasi pada kawasan rawan.
Ibas juga menyebut perlunya memperkuat gladi kesiapsiagaan tanggap darurat.
Berdasarkan laporan BPBD Januari–Oktober 2025, terdapat 585 kejadian bencana dengan 1.547 warga terdampak.
Di antaranya 509 gempa bumi, 11 longsor, 22 cuaca ekstrem, 3 kebakaran hutan dan lahan, 13 kebakaran rumah, serta 22 banjir.
“Data tersebut menunjukkan bahwa bencana bersifat tidak terduga sehingga kesiapsiagaan harus ditingkatkan,” jelas Ibas.
Ia meminta seluruh pihak memperkuat komunikasi, edukasi, serta simulasi tanggap bencana.
Ia menegaskan pentingnya penanganan cepat, pendataan korban, pemenuhan kebutuhan dasar, serta prioritas bagi kelompok rentan.
“Selain itu, pentingnya memberi prioritas penanganan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, baduta, dan lansia agar penyelenggaraan penanggulangan bencana berjalan terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh,” tutupnya.
Usai apel, Ibas bersama wakil bupati dan pejabat lainnya meninjau barisan dan peralatan untuk memastikan kesiapan personel. Apel dihadiri unsur Forkopimda, OPD, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, dan relawan. (Ril/Adv)
