Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan Gaya Hidup Minim Plastik di SMPN 13 Parepare
2 min read
Presentasi karya edukasi perubahan iklim yang digelar Mahasiswa KKN Tematik Unhas di SMP Negeri 13 Parepare. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengedukasi siswa SMP Negeri 13 Parepare tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Watang Bacukiki, Parepare, Kamis (30/7/2026), diprakarsai oleh Resky Amalia Syaiful sebagai bagian dari program kerja individu KKN-T Perubahan Iklim Unhas.
Melalui kampanye tersebut, para siswa diajak membangun kebiasaan menjaga lingkungan sekaligus menerapkan gaya hidup minim plastik sejak dini.
Dalam sesi penyampaian materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai dampak pencemaran lingkungan akibat kebiasaan membakar sampah serta keterbatasan armada pengangkut sampah.
Sebagai solusi, siswa didorong membiasakan budaya refill dengan membawa tumbler sendiri saat beraktivitas di sekolah.
Suasana sosialisasi semakin semarak ketika panitia menggelar kuis interaktif seputar lingkungan.
Siswa yang berani tampil dan mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa tumbler sebagai bentuk apresiasi.
Selain itu, mahasiswa KKN juga mengadakan aktivasi Climate Policy Canvas. Melalui media tersebut, siswa diajak berdiskusi dan menyampaikan gagasan serta solusi kreatif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Peserta yang mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas juga memperoleh tumbler sebagai bentuk penghargaan.
Kepala SMP Negeri 13 Parepare, Nursyamsi, mengapresiasi kegiatan edukasi lingkungan yang digagas mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin.
“Kegiatan mahasiswa KKN seperti ini akan difasilitasi atau diterima di sekolah kami,” ujar Nursyamsi.
Sebagai tindak lanjut kampanye, mahasiswa memasang poster edukasi pengurangan penggunaan plastik di sejumlah titik di lingkungan sekolah agar pesan menjaga lingkungan terus tersampaikan kepada warga sekolah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan Buku Saku Panduan Edukasi Lingkungan kepada Kelurahan Watang Bacukiki dan SMP Negeri 13 Parepare sebagai bentuk sinergi sekaligus upaya menjaga keberlanjutan program edukasi lingkungan.
