23/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Prof Armin Lawi dan Dekan Fikom UMI Bahas Penguatan Riset Sains Data

2 min read
Armin Lawi mengatakan pengembangan riset sains data dan kecerdasan buatan harus tetap berorientasi pada persoalan nyata di masyarakat.
Pertemuan Tim Riset Data Science and Artificial Intelligence Unhas dengan jajaran Fikom UMI. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar — Penguatan riset sains data dan kecerdasan buatan menjadi salah satu bahasan dalam pertemuan Ketua Tim Riset Data Science and Artificial Intelligence (DSAI) Universitas Hasanuddin (Unhas), Armin Lawi, dengan Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (Fikom UMI), Purnawansyah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I Fikom UMI, Yulita Salim. Mereka membahas pengembangan ekosistem digital dan teknologi di kawasan timur Indonesia melalui kolaborasi lintas institusi pendidikan tinggi.

Armin Lawi mengatakan pengembangan riset sains data dan kecerdasan buatan harus tetap berorientasi pada persoalan nyata di masyarakat.

“Perkembangan teknologi informasi dan sains data tidak boleh sekadar berorientasi pada kecanggihan algoritmik semata, melainkan harus mampu menjawab kompleksitas persoalan riil di masyarakat.

Melalui ekosistem riset DSAI, kami senantiasa mendorong lahirnya inovasi berbasis data yang memiliki fondasi metodologis yang kokoh, terukur, serta berintegritas tinggi.

Sinergi lintas institusi di Indonesia Timur ini merupakan langkah esensial untuk memastikan bahwa transformasi digital berjalan di atas koridor akademik yang benar dan berkelanjutan,” ujar Armin Lawi.

Sementara itu, Purnawansyah menekankan pentingnya hilirisasi riset perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dan industri digital.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi komputer, Fikom UMI memandang bahwa kolaborasi riset strategis ini adalah kunci dalam mencetak lulusan dan talenta digital yang adaptif terhadap disrupsi teknologi,” kata Purwansyah dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).

“Kita ingin memastikan perguruan tinggi di Makassar tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak utama dalam kedaulatan teknologi nasional,” tegas Purnawansyah.

Kehadiran Yulita Salim turut memperkuat pembahasan terkait arah kebijakan akademik dan pengembangan pendidikan tinggi komputer.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya riset berbasis kecerdasan buatan, tata kelola data publik, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi di kawasan timur Indonesia.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.