23/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bupati Luwu Timur bantu Ibu Tak Punya Tempat Tinggal di Nuha

2 min read
Bupati Luwu Timur juga berjanji akan memberikan bantuan berupa satu unit sepeda motor agar Fani tidak perlu lagi menginap di lapak jualan.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bertemu warganya yang tidak memiliki hunian layak di Nuha. (Foto: Warta Lutim)

Majesty.co.id, Sorowako — Suasana haru menyelimuti kunjungan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Ketua TP PKK Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan di UMKM Al Ma’un Corner binaan Komunitas Berbagi Al-Maun Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan kerja tersebut berubah menjadi momen penuh emosional ketika seorang ibu penjual, Fani Sabrina (40 tahun), menyampaikan langsung kisah pilu hidupnya kepada orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur tersebut.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Fani menceritakan kondisi hidupnya yang terpaksa tinggal dan tidur di lapak tempatnya berjualan sederhana karena tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Di lapak tersebut, ia harus bertahan hidup bersama anak balitanya.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Mendengar cerita memprihatinkan itu, Bupati Irwan Bachri Syam langsung merespons cepat.

Ia menginstruksikan Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, untuk segera mencarikan solusi tempat tinggal yang layak bagi Fani dan anak-anaknya di Rusunawa Sorowako.

Sebelumnya, Fani sempat menumpang di area perpustakaan Rusunawa Sorowako lantaran tidak mendapatkan kamar.

Namun karena jarak rusunawa menuju lokasi jualan cukup jauh dan ia tidak memiliki kendaraan, Fani akhirnya memilih menetap di lapak tempatnya mencari nafkah sehari-hari.

Demi memudahkan mobilitas dan aktivitas harian Fani, Bupati Luwu Timur juga berjanji akan memberikan bantuan berupa satu unit sepeda motor agar Fani tidak perlu lagi menginap di lapak jualan.

Perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak berhenti di situ. Terkait keluhan Fani mengenai dua anaknya yang belum bisa melanjutkan sekolah akibat terkendala administrasi surat pindah dari sekolah lama di Kabupaten Luwu, Bupati menegaskan akan segera mencarikan jalan keluar.

“Bagaimanapun juga anak tidak boleh putus sekolah,” tegas Bupati Irwan Bachri Syam.

Selain pemenuhan hak pendidikan anak, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui instansi terkait juga akan mendampingi dan membantu mengurus kembali administrasi kependudukan agar Fani bisa terdata kembali sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Mendapat respons cepat dan bantuan langsung dari pemerintah daerah, Fani Sabrina tak kuasa menahan air mata haru.

Di hadapan Bupati dan rombongan, ia berulang kali menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.

“Semoga bapak Bupati bersama ibu selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang lancar,” ucap Fani penuh haru.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.