Ali Yafid bicara Gosip “Uang SK” saat Lantik 670 PNS Kemenag Sulsel
3 min read
Penyerahan surat keputusan atau SK Pegawai Negeri Sipil di Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Kota Makassar, Kamis (21/5/2026). (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Makassar – Sebanyak 670 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Prosesi pelantikan PNS berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sulsel, Jalan Nuri, Kota Makassar, Kamis (21/5/2026).
Ratusan PNS yang dilantik tersebut berasal dari Kanwil Kemenag Sulsel serta satuan kerja yang tersebar di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel.
Pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS formasi tahun 2025 ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid.
Dalam arahannya, Ali Yafid menegaskan komitmennya untuk menjaga kebersihan birokrasi di lingkungan Kemenag Sulsel.
Ia memastikan seluruh tahapan pelantikan hingga penyerahan SK PNS maupun PPPK dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
“Jadi kalau ada rumor yang berkembang di luar, itu hoaks. Saya tidak pernah menginstruksikan hal tersebut, bahkan berkomitmen menghindari dan menghilangkannya,” kata Ali Yafid.
Ia juga menambahkan pentingnya menjaga integritas sebagai abdi negara.
“Saya tetap berkomitmen untuk berdiri tegak lurus di jalur mempertahankan integritas selaku aparatur Kementerian Agama,” kata Ali Yafid.
Selain itu, di hadapan 670 peserta yang mengikuti prosesi secara hybrid, Ali Yafid mengingatkan bahwa ASN Kemenag harus mampu menjaga citra institusi di tengah tingginya sorotan publik.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika, akhlak, dan profesionalisme. “Yang dilihat hari ini adalah etika adik-adik semuanya,” ungkapnya.
Selain masalah profesionalisme kerja, Ali Yafid juga menyelipkan pesan moral agar para CPNS yang baru dilantik tetap menghormati orang tua dan guru yang telah berjasa dalam perjalanan karier mereka.
“Jangan pernah durhaka, jangan pernah mengabaikan orang tua kalau ingin bahagia dunia dan akhirat,” pesan Ali Yafid.
Lebih lanjut, ia mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik berbasis digital di lingkungan Kemenag Sulsel agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan efisien.
“Kalau perlu buat aplikasi, supaya masyarakat tidak perlu datang lagi ke kantor,” imbuhnya.
Melalui pelantikan ini, ia mengajak seluruh PNS baru untuk menjaga marwah Kementerian Agama sekaligus mendukung penguatan zona integritas menuju birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.
Rincian Formasi dan Sebaran Penempatan
Secara nasional, terdapat sebanyak 16.138 PNS Kementerian Agama RI formasi 2025 yang mengikuti pelantikan serentak.
Khusus untuk Sulawesi Selatan, rincian dari 670 CPNS yang resmi dilantik terdiri dari formasi Penyuluh Agama sebanyak 203 orang, Penghulu 110 orang, Guru 263 orang, dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) lainnya sebanyak 94 orang.
Berikut adalah rincian peta penempatan PNS Kemenag Sulsel formasi 2025:
* Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan: 5 orang
* Kabupaten Bone: 64 orang
* Kabupaten Tana Toraja: 56 orang
* Kabupaten Luwu: 48 orang
* Kabupaten Kepulauan Selayar: 45 orang
* Kabupaten Luwu Timur: 44 orang
* Kabupaten Pangkajene Kepulauan: 41 orang
* Kota Palopo: 34 orang
* Kabupaten Enrekang: 33 orang
* Kabupaten Wajo: 32 orang
* Kabupaten Bulukumba: 25 orang
* Kota Makassar: 25 orang
* Kabupaten Luwu Utara: 23 orang
* Kabupaten Sinjai: 23 orang
* Kabupaten Gowa: 22 orang
* Kabupaten Jeneponto: 22 orang
* Kabupaten Pinrang: 22 orang
* Kabupaten Soppeng: 22 orang
* Kabupaten Sidenreng Rappang: 19 orang
* Kabupaten Toraja Utara: 16 orang
* Kota Parepare: 12 orang
* Kabupaten Bantaeng: 11 orang
* Kabupaten Maros: 11 orang
* Kabupaten Takalar: 8 orang
* Kabupaten Barru: 7 orang
