18/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kamal Rasyid ungkap Kerja-kerja Luwu Timur Perkuat Kemandirian Pangan

2 min read
Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid mengatakan kemandirian pangan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat kemandirian pangan daerah melalui berbagai program strategis di sektor pertanian dan perikanan.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan Luwu Timur terhadap pasokan pangan dari luar daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid mengatakan kemandirian pangan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah.

Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan sektor pendukung lainnya.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Sepanjang 2025, Pemkab Luwu Timur membangun dan merehabilitasi 3.149 meter jaringan irigasi tersier untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Selain itu, sebanyak 56,4 kilometer Jalan Usaha Tani dari 98 ruas jalan produksi dibangun di 11 kecamatan guna memperlancar distribusi hasil panen.

Modernisasi pertanian juga terus didorong melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti combine harvester, traktor roda dua dan empat, rice transplanter, serta cultivator untuk meningkatkan efisiensi produksi.

“Pada 2026, Luwu Timur menargetkan produksi padi mencapai 250.000 ton,” kata Kamal di Luwu Timur, Rabu (17/6/2026).

Untuk mendukung target tersebut, sebanyak 50 petani dan penyuluh telah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dan penguasaan teknologi pertanian.

Di sektor perikanan, dukungan diberikan kepada pembudidaya rumput laut dan nelayan tradisional.

Jumlah kelompok penerima bantuan budidaya rumput laut ditargetkan meningkat dari 10 kelompok pada 2025 menjadi 17 kelompok pada 2026.

Sementara bantuan sarana penangkapan ikan diperluas dari 18 kelompok nelayan menjadi 24 kelompok.

Menurut Kamal, sektor perikanan memiliki peran penting sebagai sumber protein masyarakat sekaligus penggerak ekonomi wilayah pesisir.

Melalui berbagai program tersebut, Luwu Timur optimistis mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah.


Penulis: Huzein

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.