17/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bareng Petani Kendeng, Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat HUT RI

3 min read
Momen Upacara Rakyat ini diikuti sejumlah tokoh Kabinet Bayangan di Omah Kendeng, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Foto udara. Upacara Rakyat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Omah Kendeng, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. (Foto: Instagram/dandhy_laksono)

Majesty.co.id, Pati — Warga dan petani di kawasan pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, menggelar Upacara Rakyat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Momen ini diikuti sejumlah tokoh Kabinet Bayangan di Omah Kendeng, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Upacara yang dipimpin langsung oleh tokoh penggerak warga Kendeng, Gunretno, diikuti oleh masyarakat setempat yang selama lebih dari dua dekade konsisten mempertahankan kelestarian lingkungan dari ancaman penambangan batuan karst.

Gunretno menegaskan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk membumikan nilai-nilai dasar negara secara nyata.

“Upacara ini ada untuk mewujudkan Pancasila tidak sekedar teks,” kata Gunretno dikutip dari siaran pers resmi.

Sejumlah perwakilan gerakan sipil dan organisasi turut hadir dan membaur bersama warga.

Dari jajaran Kabinet Bayangan, hadir Bhima Yudhistira selaku Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran dan Media Askar sebagai Menteri Perekonomian.

Kemudian ada Nabiyla Risfa Izzati yang “menjabat” Menteri Sosial dan Layanan Dasar serta Isnawati Hidayah selaku Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan Kabinet Bayangan.

Media Askar mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka bertujuan memperkuat jaringan gerakan masyarakat di tingkat tapak.

“Kehadiran kami untuk menjadi bagian dari simpul-simpul gerakan rakyat agar saling terhubung,” ujar Media Askar mewakili Kabinet Bayangan.

Peringatan kemerdekaan ala warga ini juga diikuti oleh Yanuar Nugroho serta akademisi dari Konferensi Republik dan Forum Intelektual Antar Disiplin (FIAD), di antaranya Zainal Arifin Mochtar dan Bivitri Susanti.

Dalam kesempatan tersebut, Bivitri dan Yanuar menyoroti pentingnya kebersamaan serta keberanian warga dalam menentukan arah masa depannya sendiri.

“Di tengah situasi negara yang sangat menyulitkan warga, seluruh kelompok harus bersatu dalam setiap perjuangan warga,” ujar Bivitri Susanti.

“Terlibat dalam upaya warga memaknai kemerdekaan sebagai keberanian untuk membayangkan dan mewujudkan masa depannya sendiri,” tegas Yanuar Nugroho.

Zainal Arifin Mochtar turut menambahkan pandangannya mengenai esensi Kemerdekaan RI dari sudut pandang masyarakat bawah.

“Perlu untuk mengilhami bagaimana cara rakyat melihat kemerdekaan, bukan hanya cara negara melihat kemerdekaan,” tambah Zainal Arifin Mochtar.

Selain akademisi, penulis buku Reset Indonesia Dandhy Laksono yang mewakili Koperasi Indonesia Baru, tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, serta Pengurus Masjid Nurul Asri juga hadir memberikan dukungan langsung.

Upacara Rakyat ini menjadi simbol refleksi 81 tahun kemerdekaan Indonesia agar keadilan dan perlindungan lingkungan benar-benar terwujud bagi seluruh rakyat.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.