02/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Petani Hadiahkan Gabah-Palekko untuk Bupati Sidrap setelah Panen di Tengah Kemarau

2 min read
Itu sebagai bentuk rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Bupati Syahar atas perhatian pemerintah terhadap petani.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif (kiri) menerima rantang berisi Nasu Palekko dan gabah dari petani di rumah jabatan, Kamis (1/10/2026). (Foto: Humas Sidrap)

Majesty.co.id, Sidrap — Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani, La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah dan nasu Palekko makanan khas bugis, kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif alias Syahar.

Penyerahan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026) malam dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle yang mampir di rujab Syahar.

Gabah tersebut merupakan hasil panen La Bandung dari lahan seluas tiga hektare. Dari lahan itu, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Total nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta.

La Bandung mengatakan dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Bupati Syahar atas perhatian pemerintah terhadap petani, terutama dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau.

“Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting untuk mempertahankan tanaman padi hingga masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan bagi dirinya dan petani lainnya.

Syahar mengapresiasi pemberian tersebut. Ia menilai dua karung gabah itu bukan sekadar hasil panen, tetapi simbol perjuangan pemerintah bersama petani menghadapi musim kemarau.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syahar.

Ia mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air persawahan tetap terpenuhi, termasuk mencari solusi agar lahan pertanian tidak mengalami kekeringan.

“Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya.

Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti pentingnya dukungan dan kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau.

Pemberian dua karung gabah itu pun menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.