17/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kemenhaj Ingatkan Calon Haji Embarkasi Makassar Tak Bawa Emas Lebih 100 Gram

2 min read
Hal ini menjadi perhatian khusus Kemenhaj mengingat tradisi sebagian jemaah haji perempuan di Sulsel yang kerap membeli emas dalam jumlah banyak.
Arsip foto. Suasana sebelum pelepasan jemaah calon haji Kloter 4 di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sabtu (3/5/2025). (Foto: Majesty.co.id/Suedi)

Majesty.co.id, Makassar – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengimbau jemaah haji tahun 2026 agar lebih teliti terhadap barang bawaan mereka ke Tanah Suci.

Salah satu poin penting yang ditekankan Kemenhaj adalah batasan jemaah haji untuk membawa emas, yakni maksimal 100 gram.

Ikbal menjelaskan bahwa calon haji yang membawa emas melebihi ketentuan tersebut tidak akan disita barangnya, namun akan dikenakan konsekuensi finansial berupa pajak tambahan.

Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat tradisi sebagian jemaah haji perempuan di Sulsel yang kerap membeli emas dalam jumlah banyak sebagai perhiasan saat pulang dari Tanah Suci.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Maksimal kemarin itu 100 gram ya. Tidak boleh lebih dari itu. Kalau lebih, bukan disita tapi dikenakan pajak tambahan,” ujar Ikbal Ismail saat ditemui di Jalan Aroepala, Makassar, Jumat (17/4/2026).

Mengenai regulasi barang bawaan secara umum, Ikbal menyatakan bahwa sosialisasi telah dilakukan sejak tahap manasik haji.

Pemeriksaan ketat nantinya akan dilakukan oleh tim Bea Cukai serta petugas keamanan bandara atau Avsec.

“Pada saat manasik sudah kami sampaikan barang-barang yang dilarang apa saja. Nanti diperiksa oleh tim Bea Cukai dan Avsec bandara,” tambahnya.

Selain emas, ia juga meminta jemaah untuk tidak membawa barang-barang rumah tangga yang sebenarnya sudah tersedia di Arab Saudi.

Hal ini bertujuan agar kapasitas bagasi jemaah tetap efisien dan tidak menyalahi aturan penerbangan.

“Imbauannya, kami harap barang yang dilarang jangan dibawa. Di sana juga sudah tersedia semua seperti kompor atau beras, jadi tidak usah bawa dari sini,” tegas Ikbal.

Pihak otoritas haji berharap jemaah lebih fokus pada kelancaran ibadah dan mematuhi aturan kepabeanan yang berlaku guna menghindari kendala administratif saat proses kepulangan ke tanah air.


Penulis: Suedi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.