15/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Program Pandu Juara Antarkan Bupati Luwu Timur Raih BDS Impact Award

3 min read
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Irwan Bachri Syam.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry Oktavianus (kiri) mewakili bupati menerima BDS Impact Award 2026. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Luwu Timur – Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam meraih penghargaan BDS Impact Award 2026 dari Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) atas kontribusinya dalam mendorong kemajuan koperasi, UMKM, dan kewirausahaan di daerah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Temu Nasional Pendamping (TNP) IV dan International Conference on Cooperatives, MSMEs, and Entrepreneurship (ICCME) 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat.

Penghargaan diserahkan Asisten Deputi Rantai Pasok Kementerian UMKM, Pristiyanto, didampingi Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional ABDSI Bahrul Ulum Ilham, kepada Irwan yang diwakili Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Luwu Timur, Senfry Oktavianus.

Penganugerahan berlangsung di Aula Keriang Bandong Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu (12/8/2026).

Berdasarkan kajian instrumen internal ABDSI, kepemimpinan Irwan melalui program unggulan PANDU JUARA (Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera) dinilai mampu mengintegrasikan kebijakan ekonomi daerah dengan penguatan kapasitas pelaku usaha di tingkat perdesaan.

Program PANDU JUARA diluncurkan pada Desember 2025 dengan menempatkan desa sebagai subjek pembangunan yang berdaya dan mandiri.

Sebanyak 33 desa di 11 kecamatan ditetapkan sebagai lokasi pilot project. Program tersebut mengembangkan lima komoditas unggulan, yakni ayam petelur, beras, kakao, ikan bandeng, dan buah-buahan.

Atas rekam jejak tersebut, Dewan Pengurus Nasional ABDSI menganugerahkan BDS Impact Award 2026 kepada Bupati Luwu Timur.

Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Irwan Bachri Syam.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemkab Luwu Timur dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi desa.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus memperkuat program pemberdayaan KUMKM dan kewirausahaan. Ini juga menjadi bukti bahwa program yang kita dorong, khususnya PANDU JUARA, mendapat perhatian dan apresiasi di tingkat nasional,” ujar Senfry.

Ia menjelaskan, PANDU JUARA tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi komoditas unggulan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kita ingin desa tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pengembangan komoditas unggulan harus diikuti dengan penguatan kapasitas pelaku usaha, akses pasar, kelembagaan, hingga pengolahan dan pemasaran produk,” jelasnya.

Senfry menambahkan, Pemkab Luwu Timur akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, lembaga pendamping, dan perbankan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pelaku KUMKM.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik. Kami akan terus mendorong KUMKM Luwu Timur agar semakin naik kelas, mandiri dan mampu bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.

Penganugerahan tersebut turut dihadiri pemangku kepentingan dari berbagai daerah, akademisi, serta perwakilan lembaga keuangan dan mitra pembangunan dalam rangkaian TNP IV dan ICCME 2026.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.