09/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Paritrana Award jadi Bukti Makassar Daerah Terbaik soal Jaminan Sosial Pekerja

3 min read
Ini menempatkan Makassar sebagai satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa sekaligus satu-satunya wakil dari Sulawesi Selatan yang berhasil meraih Paritrana Award.
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) menyerahkan trofi Paritrana Award 2025 kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Jakarta. (Foto: Humas Diskominfo Makassar).

Majesty.co.id, Jakarta – Pemerintah Kota Makassar menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menyabet penghargaan Paritrana Award 2025 sebagai kabupaten dan kota terbaik se-Indonesia dalam bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

Trofi Paritrana Award ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Advertisement
Berita DPRD Sulsel

Ini menempatkan Makassar sebagai satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa sekaligus satu-satunya wakil dari Sulawesi Selatan yang berhasil meraih Paritrana Award.

Prestasi ini diraih berkat konsistensi pemerintah kota dalam mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko kerja tinggi namun minim akses perlindungan sosial.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Munafri Arifuddin menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap kelompok pekerja rentan, mulai dari buruh, pekerja seni, hingga ketua RT/RW.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Makassar hadir dan peduli terhadap pekerja rentan yang selama ini membutuhkan perlindungan. Kami berkomitmen memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam setiap aktivitas kerja masyarakat,” ujarnya.

Hingga tahun 2026, melalui regulasi Peraturan Wali Kota, Pemkot Makassar telah melindungi sebanyak 81.466 pekerja rentan dari berbagai risiko kerja, di mana 45.000 di antaranya mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT). Inovasi ini dijalankan melalui program

“Makassar Berjasa” (Makassar Berbagi Jaminan Sosial) yang merupakan bagian dari tujuh program prioritas Sapta Unggulan. Pemerintah juga memperkuat akses pendaftaran melalui skema keagenan Perisai yang berbasis di tingkat RT/RW.

Munafri mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, total klaim manfaat yang telah disalurkan mencapai Rp43,37 miliar kepada 6.881 pekerja, mencakup pegawai non-ASN hingga kader kemasyarakatan.

Ia menekankan bahwa intervensi anggaran dan regulasi ini sangat strategis untuk mencegah munculnya angka kemiskinan baru akibat kecelakaan kerja atau kematian tulang punggung keluarga.

“Program ini sudah berjalan efektif sejak 2026 dan menjadi salah satu strategi mempercepat *universal coverage jaminan sosial,” jelas Munafri.

Keberhasilan ini disebut sebagai hasil kolaborasi solid antara Pemkot Makassar, BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai dinas terkait dan sektor swasta.

Munafri berharap pencapaian ini memotivasi seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk aktif mendaftarkan diri agar tercipta ekosistem kerja yang tenang dan produktif.

“Ini adalah hasil kerja bersama dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Makassar,” pungkas politisi Golkar yang akrab disapa Appi tersebut.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.