Momen Cicu Ketua DPRD Sulsel Temui Ribuan Massa Hari Buruh
3 min read
Kolase. Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu menemui ribuan massa demo peringatan Hari Buruh dari FPMI di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makassar, Jumat (1/5/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Sejumlah organisasi serikat buruh di Kota Makassar bakal menggelar unjuk rasa peringatan Hari Buruh di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Jumat (1/5/2026).
Serikat buruh pertama yang menduduki kantor DPRD Sulsel di Hari Buruh ini adalah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI.
FSPMI datang dengan membawa massa yang berjumlah ribuan orang menggunakan kendaraan roda dua. Mereka sudah berada di lokasi sebelum Salat Jumat sekira pukul 12:00 WITA.
Usai Jumatan, ribuan massa FSPMI ditemui langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, didampingi sejumlah legislator dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana.
Cicu di hadapan massa FSPMI menegaskan bahwa aspirasi serikat buruh yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan diteruskan ke Jakarta.
“Terkait aspirasi buruh hari ini, kalau itu menjadi kewenangan kami pasti kami tindak lanjuti, tetapi kalau bukan kewenangan kami, kami akan teruskan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah pusat,” ujar Cicu di lokasi setelah meneken aspirasi FSPMI.

Salah satu tuntutan FSPMI adalah mendesak revisi Undang Undang Ketenagakerjaan agar dikeluarkan dari paket Undang-Undang Omnibus Law.
Menurut Cicu, tuntutan tersebut bakal diteruskan ke pemerintah pusat, khsusunya DPR RI. Adapun soal isu lokal yang dibawa FSPMI, maka segera disampaikan kepada Dinas Ketenagakerjaan Sulsel.
“Tadi juga ada isu lokal yang meminta pengawasan Dinas Ketenagakerjaan terkait perusahaan perusahaan lokal di sulawesi Selatan,” tutur Cicu.
“Ini yang akan menjadi perhatian dari kami agar dinas ketenagakerjaan melanjutkan aspirasi serikat buruh,” imbuh legislator Fraksi Nasdem ini.
Di sisi lain, Cicu mengapresiasi aksi serikat buruh yang berlangsung aman dan tertib.
Menurut legislator Dapil Sulsel 1 ini, tradisi peringatan Hari Buruh yang damai patut diapresiasi dan menjadi contoh gerakan unjuk rasa kelompok lain.
“Setiap tahun peringatan hari buruh di Sulsel berlangsung kondusif, jadi itu sangat kita apresiasi. Mudah-mudahan tradisi ini selalu kita jaga dan menjadi contoh penyampaian aspirasi yang sebaik baiknya,” tandas Cicu.
Setelah berdialog dengan perwakilan FSPMI, tak sedikit dari massa yang memakai kemeja biru-putih mengajak Cicu untuk berfoto bersama.
Usai menyampaikan aspirasinya, ribuan massa FSPMI langsung membubarkan diri secara tertib dengan dikawal aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar.
