01/05/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bedah Kondisi Global, Bakastra HIPMI Sulsel Tawarkan Mitigasi Risiko Ekonomi 2026

3 min read
Mengangkat tema “Mitigasi Risiko, Optimalisasi Peluang”, forum HIPMI ini menjadi ruang diskusi strategis lintas sektor untuk merespons dinamika geopolitik global.
Pengurus BPD HIPMI Sulawesi Selatan berfoto bersama dengan pembicara dan tamu pada dialog Economic Outlook in War 2026 yang digelar Bakastra HIPMI Sulsel di Kota Makassar, Kamis (30/4/2026). (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar – Badan Kajian dan Strategis (Bakastra) BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan menyelenggarakan Forum Nasional Economic Outlook in War 2026 di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Kota Makassar, Kamis (30/4/2026).

Mengangkat tema “Mitigasi Risiko, Optimalisasi Peluang”, forum HIPMI ini menjadi ruang diskusi strategis lintas sektor untuk merespons dinamika geopolitik global yang mulai berdampak pada stabilitas ekonomi nasional dan daerah.

Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini sebagai bentuk konsolidasi antara pelaku usaha dan pemerintah.

Amar menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif dalam menghadapi ketidakpastian dunia.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Economic Outlook in War 2026 harus dimaknai sebagai ruang konsolidasi gagasan antara negara dan pelaku usaha, agar arah kebijakan ekonomi 2026 tetap adaptif, kuat, dan berpihak pada kepentingan nasional,” tegas Andi Amar.


Dalam kesempatan tersebut, Andi Amar yang juga merupakan Anggota DPR RI menyoroti keberanian pemerintah pusat dalam menjaga kedaulatan energi nasional di tengah ketegangan global, seperti yang terjadi di Selat Hormuz.

Menurutnya, kepemimpinan di tingkat kementerian telah membuktikan kapasitas negara dalam memproteksi roda ekonomi dari tekanan eksternal.

“Ini menjadi bukti bahwa negara memiliki kapasitas dan keberanian dalam menjaga kedaulatan energi serta memastikan roda ekonomi nasional tetap berjalan tanpa bergantung sepenuhnya pada tekanan eksternal,” tambahnya.

Ketua Bakastra HIPMI Sulsel, Rijal Madani menjelaskan bahwa forum ini lahir dari keresahan para pengusaha muda terhadap gejolak ekonomi global yang mulai memicu kekhawatiran.

Bakastra berkomitmen hadir untuk menyediakan analisis berbasis data serta solusi konkret agar pelaku usaha memiliki pijakan yang kuat.

“Kami bangga dengan kerja-kerja nyata panitia dan pengurus yang telah menyukseskan forum ini sebagai ruang gagasan. Ini merupakan respons atas keresahan masyarakat terhadap gejolak ekonomi global yang mulai memicu kepanikan, khususnya di kalangan pengusaha muda,” ujar Rijal.

Forum nasional ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, serta Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko yang mengulas stabilitas keamanan terhadap iklim investasi.

Selain itu, hadir pula pakar dari kalangan akademisi dan pertahanan seperti Andi Sutomo dan Marsuki, serta tokoh politik dan pengusaha seperti Andi Rahmat Manggabarani dan Anggota DPR RI, Ashabul Kahfi.

Melalui pertemuan strategis ini, HIPMI Sulsel diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Diskusi komprehensif dari berbagai sudut pandang—mulai dari pertahanan hingga akademisi—menjadi landasan bagi pengusaha di Sulawesi Selatan untuk tetap optimis dalam melihat peluang di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.