DPP Golkar Ingin IAS, Nurdin Halid dan TP Kolaborasi Capai Target Pileg 2029
3 min read
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (kiri) pada Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu di Makassar. (Ist)
Majesty.co.id, Makassar — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar untuk wilayah Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena di rakor pemilu di Hotel Claro, Makassar, Jumat (16/10/2026).
Melki menilai, IAS membawa semangat baru dan tidak ada keraguan soal kemampuannya mencapai target.
“Untuk Sulsel, saya yakin bisa tambah dua kursi [DPR] dan mencapai target 50 persen. Itu karena ada semangat baru bernama Aco (Sapaan IAS) yang sudah kenyang pengalaman politik. Apalagi kalau berkolaborasi dengan Pak Nurdin Halid dan Taufan Pawe,” kata Melki dalam keterangan tertulis.
Nurdin Halid maupun Taufan Pawe atau TP adalah mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Keduanya saat ini sebagai Anggota DPR.
Secara politik, kursi Golkar dari Sulsel saat ini diwakili oleh empat anggota DPR RI pada tiga dapil. Dapil Sulsel 1 satu kursi, sapil 2 dua kursi, serta dapil 3 satu kursi.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas bercerita soal kekagumannya pada politisi Golkar di Sulsel.
Melki mengaku sempat akan ditugaskan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) setelah masa jabatan Taufa Pawe berakhir. Namun, peluang itu kemudian ditolak dengan halus.
Ia mengaku kepada Bahlil agar tugas itu sebaiknya diserahkan kepada Muhidin Mohamad Said yang memang berasal dari Sulsel.
Bagi Melki, Sulsel punya tokoh politik senior yang sangat banyak dan luar biasa. “Sulsel itu tokoh politiknya ngeri,” ujarnya bercanda.
Mantan anggota DPR RI itu juga bercerita soal status Sulsel sebagai lumbung suara Golkar.
Ia mengungkap bahwa dulu, kalau suara Golkar di Sulsel naik, maka daerah lain di Indonesia Timur juga pasti ikut naik. Begitu pula sebaliknya.
Makanya, ia mengatakan, Sulsel selalu menjadi tolok ukur buat Golkar, terutama di kawasan Indonesia Timur.
“Jadi, dengan kolaborasi pengurus saat ini dengan Nurdin Halid, Taufan Pawe, dan tokoh lainnya, target 50 persen tambahan kursi ini bisa,” tandasnya.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
