PSIM Yogya vs PSM Makassar: Duel Berburu Kemenangan Perdana
3 min read
Arsip. Selebrasi penyerang PSM Makassar, Luka Cumic, setelah mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta pada pekan ke-27 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026). (Foto: Official PSM Makassar)
Majesty.co.id, Bantul — PSM Makassar siap menghadapi tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan kelima Super League 2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026) sore.
Duel PSIM Yogya vs PSM menjadi kesempatan bagi kedua kesebelasan untuk meraih kemenangan perdana. Kedua tim belum menang menang dalam empat laga awal musim.
Pelatih PSM, Darije Kalezic, memastikan persiapan timnya berjalan baik setelah kekalahan telak dari PSS Sleman pada pekan sebelumnya.
“Kami sudah lakukan persiapan yang sangat baik setelah kekalahan, yang berat kemarin,” ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (15/10/2026).
Bek PSM asal Montenegro, Dusan Lagator, turut menegaskan kesiapan Juku Eja.
Menurutnya, seluruh pemain telah bekerja maksimal selama latihan untuk membawa pulang poin dari markas PSIM.
“Beberapa hari terakhir setelah lawan PSS Sleman, kami latihan dengan baik, memberikan segalanya dan performa yang terbaik juga, serta akan mencoba memberikan yang terbaik juga untuk pertandingan nanti,” tambahnya.
Pada pekan keempat, PSM takluk 0-3 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (11/10).
Sementara PSIM dihajar Persija Jakarta 0-4 di Stadion Sultan Agung, Sabtu (10/10).
Hasil tersebut membuat kedua tim masih kesulitan bersaing pada awal musim. PSIM bahkan terpuruk di peringkat ke-16 dengan koleksi satu poin dari empat pertandingan.
PSIM Juga Siap Bangkit
Di kubu tuan rumah, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel memastikan anak asuhnya siap menghadapi PSM setelah melakukan evaluasi atas kekalahan dari Persija.
“Bicara tentang persiapan, kondisi pemain kita bagus, semua pemain sudah siap untuk laga besok. Dan setelah kekalahan dari laga lawan Persija lalu, saya sudah menemui para pemain dan berbicara banyak hal dengan pemain,” ucapnya, Kamis (15/10).
Van Gastel mengakui hasil empat pertandingan awal belum memenuhi harapan suporter Laskar Mataram.
“Saya paham dengan kekhawatiran yang mereka rasakan. Kami telah memainkan empat laga dan baru bisa meraih satu poin. Kami juga punya kekhawatiran yang sama. Saya sepenuhnya bisa paham adanya kekhawatiran dari suporter,” ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu menegaskan timnya terus melakukan pembenahan agar segera keluar dari tren negatif.
“Tentu saja kami ingin mendapat poin sesegera mungkin. Dan kami sadar situasi ini, baik para pemain, staf, maupun saya sendiri. Kami tahu bahwa kami harus segera mendapat poin,” pungkasnya.
Duel PSIM kontra PSM pun menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memutus tren tanpa kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
