Tawuran di Manggala Makassar, Satu Motor Trail Dibakar dan 2 Terluka
3 min read
Sepeda motor jenis trail dibakar dalam bentrok di Manggala, Kota Makassar, Senin (5/10/2026). (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Makassar – Tawuran yang diduga melibatkan kelompok atau geng motor kembali pecah di Kota Makassar. Keributan terjadi di Jalan AMD Borong Jambu, tepatnya di depan Pasar Jongkok, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (5/10/2026) malam.
Tawuran diduga geng motor di Manggala menyebabkan satu unit sepeda motor trail Honda CRF warna hitam dibakar.
Aksi saling serang juga menyebabkan dua orang terluka akibat terkena busur dan senjata tajam.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.45 WITA. Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan menemukan satu unit Honda CRF dalam kondisi terbakar,” ucap Kasi Humas Polsek Manggala, Aipda Syamsul Rijal kepada Majesty.co.id, Selasa (6/10/1026).
Personel Polsek Manggala kemudian melakukan pemadaman serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Polisi juga langsung melakukan penyisiran untuk mencari kelompok yang diduga terlibat dalam keributan
“Penyisiran dilakukan mulai dari kawasan Jalan AMD Borong Jambu hingga Jalan Nipa-Nipa. Sejumlah pemuda akhirnya diamankan polisi karena diduga berkaitan dengan kejadian tersebut,” ucapnya.
Salah satunya pelajar inisial MNK (15 tahun) diamankan di Jalan Nipa-Nipa, polisi menemukan dua busur atau anak panah serta tiga pangka atau pelontar yang disimpan di dalam tasnya.
Polisi juga mengamankan pelajar inisial MFK (16) yang diketahui berperan sebagai joki sepeda motor.
Dua orang menjadi korban dalam aksi tersebut. Inisial MMI (17), pelajar asal Kecamatan Rappocini, mengalami luka akibat busur yang mengenai bagian leher, paha dan kaki.
MMI juga mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian punggung dan mendapat perawatan di RSUD Daya Makassar.
Sementara korban lainnya, FAI (23),seorang pengemudi ojek online asal Kecamatan Manggala, mengalami luka akibat senjata tajam pada tangan kiri dan kaki kanan.
“Ia menjalani perawatan di RS Muhammadiyah,” katanya.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel Tolongan menyampaikan bahwa keributan diduga berkaitan dengan kelompok remaja Nipa-Nipa dan warga di sekitar Pasar Jongkok.
Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan busur dan senjata tajam.
“Untuk motif dan pihak-pihak yang terlibat masih kami lakukan pendalaman. Kami akan menindak tegas setiap pelaku yang terbukti terlibat dalam kejadian ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas.
Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok geng motor dalam keributan tersebut.
“Termasuk mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam aksi pembakaran sepeda motor serta penyerangan terhadap korban,” ujarnya.
Sebelum keributan pecah, seorang saksi berinisial RAD mengaku sempat bersama sejumlah rekannya mengonsumsi minuman keras.
RAD kemudian keluar dengan meminjam sepeda motor milik temannya untuk membeli makanan. Saat kembali dan melintas di Jalan AMD Borong Jambu, RAD diduga dihadang sejumlah warga menggunakan bambu karena menggeber sepeda motor.
Kondisi tersebut diduga menjadi bagian dari rangkaian kejadian sebelum keributan berkembang menjadi aksi saling serang.
Polisi kemudian melakukan penyisiran hingga ke kawasan Nipa-Nipa. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan pemuda yang diduga membawa busur dan perlengkapan lainnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta memastikan pihak-pihak yang terlibat.
Penyisiran di kawasan Borong Jambu hingga Nipa-Nipa juga dilakukan untuk mencegah aksi susulan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penulis: Anca/Str
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.

