03/09/2026

Majesty.co.id

News and Value

Data Sekolah Rusak, Bupati Luwu Timur Tak Mau Lagi Siswa Belajar di Lantai

2 min read
Instruksi tegas tersebut disampaikan Bupati Irwan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. (Foto: Warta Lutim)

Majesty.co.id, Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk mempercepat pendataan kondisi sarana dan prasarana pendidikan melalui aplikasi One Data Disdikbud Luwu Timur.

Pendataan berbasis real-time ini bertujuan untuk memetakan kondisi sekolah serta menentukan skala prioritas perbaikan bangunan secara akurat.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Bupati Irwan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dewan Pendidikan, serta seluruh Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur di Aula Disdikbud, Rabu (2/9/2026).

Irwan menyoroti kondisi fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah yang masih memprihatinkan, salah satunya keberadaan siswa yang terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar dengan duduk di lantai.

“Kondisi ini perlu ditindaklanjuti melalui penginputan data secara nyata pada aplikasi One Data Dikbud Luwu Timur. Data tersebut membantu pemerintah mengklasifikasikan tingkat kerusakan baik ringan, sedang, maupun berat, sehingga program perbaikan dapat dilakukan secara tepat sasaran,” ujar Irwan di hadapan peserta rakor, Rabu (2/9/2026).

Langkah tersebut langsung direspons oleh para kepala sekolah di lapangan. Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengunggah data kondisi fisik sekolahnya yang termakan usia ke dalam sistem untuk diverifikasi.

“Bangunan sekolah kami sudah tua, Pak. Kami sangat berharap ada tindak lanjut berupa revitalisasi atau renovasi berdasarkan data dan bukti lapangan yang telah kami unggah di One Data Dikbud,” tutur Agustati.

Selain perbaikan infrastruktur, Bupati Irwan juga mewanti-wanti pihak sekolah untuk memperkuat pengawasan terhadap isu sosial yang mengancam lingkungan belajar, seperti kasus perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkoba.

Ketua Dewan Pendidikan Luwu Timur, Herdinang, mendukung penuh penekanan bupati tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menggandeng Polres Luwu Timur dan PT Vale Indonesia Tbk untuk bersinergi melakukan pencegahan narkoba di sekolah.

Herdinang juga mendorong alokasi APBD 2027 agar lebih akomodatif terhadap penambahan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi sekolah.

Menanggapi hal itu, Kepala Disdikbud Luwu Timur, Raoda K mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memetakan daftar sekolah yang memutuhkan revitalisasi darurat sebagai tindak lanjut atas temuan di lapangan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.