22/07/2026

Majesty.co.id

News and Value

Yasir Machmud Pimpin Pengusaha Tani Indonesia HKTI Periode 2026–2031

2 min read
Yasir Machmud dilantik langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (ketiga kanan) menyerahkan SK kepada Yasir Machmud sebagai Ketua DPN HKTI 2026-2031 di Jakarta. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Jakarta – Yasir Machmud resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Pengusaha Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2026–2031.

Yasir Machmud dilantik langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Kepengurusan HKTI di bawah komando Yasir Machmud berkomitmen memperkuat kelembagaan petani sekaligus mendorong lahirnya pengusaha tani yang modern, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Yasir Machmud menegaskan Pengusaha Tani Indonesia HKTI akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat terwujudnya kemandirian pangan nasional melalui pemberdayaan petani dan penguatan ekonomi berbasis pertanian.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Ketahanan pangan merupakan fondasi kedaulatan bangsa. Karena itu, Pengusaha Tani Indonesia HKTI harus hadir sebagai organisasi yang mampu memperkuat kapasitas petani, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta melahirkan wirausaha-wirausaha baru di sektor pertanian,” kata Yasir Machmud dalam keterangan tertulis.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan pendekatan modern melalui pemanfaatan teknologi.

Selain itu, Yasir menyebut perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kelembagaan petani agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Kami ingin menjadikan Pengusaha Tani Indonesia HKTI sebagai rumah besar bagi petani dan pelaku usaha pertanian untuk berkolaborasi, berinovasi, dan bersama-sama membangun pertanian Indonesia yang maju.

Amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 harus menjadi pijakan dalam membangun ekonomi nasional yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat,” tegas politikus Gerindra tersebut.

Melalui Rakernas 2026, DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI juga menyusun sejumlah program strategis yang berfokus pada penguatan organisasi, pengembangan kewirausahaan petani, hilirisasi hasil pertanian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan daya saing produk pertanian nasional.

Yasir berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu menjadi motor penggerak transformasi sektor pertanian Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan organisasi petani menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan, berdaulat secara ekonomi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.